Uber dan Toyota akan Kerja Sama Kembangkan Mobil Otonom?
Uber dilaporkan akan bekerja sama dengan Toyota untuk mengembangkan mobil otonom.
Jakarta: Uber tengah membahas kemungkinan untuk memasang teknologi mobil otonom merka di mobil-mobil buatan Toyota.

Ini merupakan bagian dari usaha Uber untuk menjual teknologi mobil otonomnya ke perusahaan lain, lapor Nikkei Asian Review

Tanpa menyebutkan sumbernya, media asal Jepang itu mengatakan bahwa Uber dan Toyota tengah membahas kemungkinan untuk menggunakan teknologi mobil otonom milik Uber dalam salah satu minivan perusahaan otomotif tersebut.


Selain itu, disebutkan bahwa CEO Uber Dara Khosrowshahi telah bertemu dengan para eksekutif Toyota di Amerika Serikat.

Seperti yang disebutkan oleh Reuters, Toyota, yang sedang mengembangkan teknologi mobil otonomnya sendiri, berkata bahwa mereka membuka kesempatan untuk bekerja sama dengan perusahaan lain untuk mengembangkan teknologi mobil otonom.

Perusahaan Jepang itu telah bekerja sama dengan Uber untuk mengembangkan teknologi mobil tanpa sopir.

"Secara rutin, kita telah saling bertukar informasi soal teknologi mobil otonom dengan Uber selama beberapa waktu," kata seorang juru bicara, menambahkan bahwa belum ada keputusan yang dibuat tentang kerja sama antara keduanya. 

Saat ini, perusahaan otomotif dan teknologi berlomba-lomba untuk mengembangkan sistem mobil otonom, didorong oleh munculnya permintaan akan layanan transportasi berbasis aplikasi yang memanfaatkan mobil pribadi. 



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard: ASUS PRIME Z370-A, MSI X470 Gaming Plus
  • VGA: Colorful iGame GTX 1070 X-TOP-8G, ASUS Strix Vega 64
  • RAM: Apacer Panther RAGE 2400MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Apacer Panther AS340 240GB + Seagate Barracuda 8TB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Mouse: Logitech G903, Logitech G603
  • Keyboard: Logitech G610 Orion, Logitech G613
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.