Sosok Wiley Post mengenakan spacesuit buatannya (foto: KEYSTONE-FRANCE/GETTY IMAGES)
Sosok Wiley Post mengenakan spacesuit buatannya (foto: KEYSTONE-FRANCE/GETTY IMAGES)

Mengenal Sosok Wiley Post, Pilot Bermata Satu Pencipta Baju Luar Angkasa

Riandanu Madi Utomo • 02 Maret 2016 12:24
medcom.id: Sebagai bagian dari masyarakat modern, tentunya kita sudah tidak asing lagi dengan spacesuit atau pakaian khusus astronot yang digunakan di luar angkasa. Spacesuit kini hadir dengan teknologi modern dan telah dilengkapi komputer. Namun, tahukah Anda siapa yang pertama kali menciptakan konsep spacesuit?
 
Adalah Wiley Post, seorang warga Amerika Serikat yang juga merupakan seorang pilot. Ketertarikan Post pada dunia dirgantara berawal ketika ia melihat pesawat untuk pertama kalinya di tahun 1913. Saat itu, ia bertekad untuk dapat terbang dan masuk ke sekolah penerbangan untuk bergabung dengan angkatan udara AS. Sayangnya, ia ditolak dan akhirnya bekerja di sebuah kilang minyak.
 
Mengenal Sosok Wiley Post, Pilot Bermata Satu Pencipta Baju Luar Angkasa
Foto: AUSTRIAN ARCHIVES/IMAGNO/GETTY IMAGES

Seperti yang dikutip dari Mashable, musibah kemudian menimpa Post. Ia harus kehilangan mata kirinya akibat kecelakaan di kilang minyak tempat dia bekerja. Berbekal uang pensiun dan santunan miliknya, Post lalu membeli sebuah pesawat di bulan Oktober 1926 dan mulai menerbangkannya.

Di tahun 1931, bersama dengan Harold Gatty sebagai navigatornya, Post berhasil memecahkan rekor terbang berkeliling dunia dengan pesawat miliknya. Keduanya berangkat dari New York pada bulan Juni 1931 dan menempuh penerbangan selama 8 hari, 15 jam, 51 menit. Rekor tersebut merupakan rekor penerbangan terjauh sekaligus tercepat pada saat itu.
 
Mengenal Sosok Wiley Post, Pilot Bermata Satu Pencipta Baju Luar Angkasa
Foto: AUSTRIAN ARCHIVES/IMAGNO/GETTY IMAGES

Tidak puas dengan rekornya, Post kemudian memperbarui pesawatnya dan kembali memecahkan rekor dengan waktu tempuh 7 hari, 18 jam, 49 menit.
 
Setelah menaklukan jarak, ia kemudian bermimpi untuk menaklukan ketinggian. Untuk itulah Post merancang sebuah pakaian khusus yang dapat menyimpan udara bertekanan normal di dalamnya. Pakaian khusus ini menggunakan kombinasi kain dan karet serta penutup kepala dari besi untuk menjaga agar udara di dalam tidak bercampur dengan udara di luar baju tersebut. Untuk membuat pakaian ini, Post bekerja sama dengan Goodrich Company. 
 
Baju tersebut merupakan cikal bakal spacesuit modern saat ini. Menurut pusat dokumentasi sejarah AS, spacesuit yang diciptakan Post mampu bertahan hingga ketinggian 15,24 kilometer.
 
Tak lama setelah itu, Post meninggal dunia akibat kecelakaan pesawat di Alaska. Post meninggal bersama dengan temannya, seorang pelawak bernama Will Rogers.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan