Fitbit mengalihkan fokusnya untuk memproduksi ventilator guna merawat pasien COVID-19.
Fitbit mengalihkan fokusnya untuk memproduksi ventilator guna merawat pasien COVID-19.

Fitbit Berencana Produksi Ventilator

Teknologi teknologi fitbit
Lufthi Anggraeni • 16 Mei 2020 13:27
Jakarta: Fitbit, produsen perangkat wearable pelacak fitnes, akan mengalihkan fokusnya untuk memproduksi ventilator darurat. Hal ini disampaikan oleh CEO Fitbit James Park, yang menyebut ventilator akan digunakan membantu merawat pasien COVID-19.
 
Selain itu, Park juga menyebut bahwa peralihan fokus perusahaannya ini juga akan membantu meningkatkan pasokan nasional untuk perangkat medis, hal yang dibutuhkan selama periode pandemik virus korona, seperti laporan The Verge.
 
Fitbit berencana untuk mendaftarkan desain untuk ventilator ini kepada Food and Drug Administration (FDA) dalam kategori perizinan penggunaan darurat, di masa mendatang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Perizinan penggunaan darurat bertujuan untuk memungkinkan perangkat atau produk medis yang sebelumnya tidak memiliki izin dari FDA, untuk digunakan dalam upaya penyelamatan penyakit berbahaya.
 
Park menargetkan ventilator untuk menjadi ventilator pengguna darurat paling canggih dan tersedia dengan harga terjangkau, meski Fitbit belum menentukan harga untuk perangkat ini. Sebagian besar ventilator berharga ribuan dollar Amerika Serikat, dan perangkat dengan teknologi terbaik berharga sekitar USD50.000 (Rp743,9 juta).
 
Sejumlah organisasi telah berkontribusi dalam memproduksi sumber daya untuk membuat ventilator. GM dan Ford telah menawarkan ruang manufaktur untuk sejumlah perusahaan ventilator guna membantu mereka memproduksi lebih banyak unit.
 
NASA mengembangkan ventilator yang secara khusus dirancang untuk pasien COVID-19, dan ventilator ini telah menerima izin penggunaan darurat pada tanggal 30 April lalu, artinya telah dapat memasuki proses produksi.
 
Sementara itu, produsen aksesori ponsel Belkin telah mengembangkan ventilator darurat penggunaan tunggal, hasil kerja samanya dengan University of Illinois yang tengah dalam proses pengkajian untuk perizinan penggunaan darurat.
 
Tesla juga tengah mengembangkan ventilator baru yang menggunakan komponen daur ulang dari komponen yang digunakan di mobil Tesla. Sebelumnya pada bulan September 2019, Fitbit memperkenalkan rangkaian produk dan layanan terbaru di Indonesia, yaitu Fitbit Versa 2, Fitbit Premium, dan Fitbit Aria Air.
 
Fitbit membekali smartwatch ini dengan sejumlah fitur seperti Sleep Score, Smart Wake, Sleep Mode dan Estimated Oxygen Variation Graph yang akan hadir dalam waktu dekat. Kedua fitur ini diklaim dapat membantu pengguna meningkatkan kualitas tidur, salah satu aktivitas utama dalam kehidupan manusia untuk menjaga daya hidup sehat.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif