Bocoran Geekbench Samsung Galaxy S26 dan S26 Ultra dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5 menunjukkan performa dan konfigurasi teknis.
Bocoran Geekbench Samsung Galaxy S26 dan S26 Ultra dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5 menunjukkan performa dan konfigurasi teknis.

Bocoran Performa Samsung Galaxy S26 dan S26 Ultra

Lufthi Anggraeni • 13 Januari 2026 20:04
Jakarta: Samsung diprediksi segera merilis seri flagship terbaru mereka, Galaxy S26 dan Galaxy S26 Ultra, dengan performa utama yang muncul pada platform benchmark Geekbench, memberikan gambaran awal soal kemampuan serta konfigurasi teknis kedua ponsel sebelum peluncuran resminya.
 
Bocoran ini menunjukkan perangkat akan dibekali chipset kelas atas Snapdragon 8 Elite Gen 5, RAM besar, serta sistem operasi Android 16. Dalam daftar Geekbench yang beredar, model Galaxy S26 dan S26 Ultra masing-masing terdaftar dengan nomor model SM-S942 dan SM-S948.
 
Kedua perangkat ini dilaporkan didukung chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 dengan GPU Adreno 840, namun mengalami perbedaan konfigurasi kecepatan clock CPU. Pada Galaxy S26 Ultra, inti utama justru berjalan di bawah frekuensi puncak, sementara S26 standar terlihat mendapatkan sedikit peningkatan kecepatan.

Geekbench memperlihatkan bahwa Galaxy S26 Ultra menjalankan dua inti performa pada 4,19 GHz, di bawah kecepatan puncak Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang umumnya mencapai 4,61 GHz atau lebih tinggi pada beberapa perangkat.
 
Penurunan kecepatan clock atau underclocking ini diperkirakan sejumlah pengamat sebagai langkah Samsung untuk mengoptimalkan efisiensi konsumsi daya serta stabilitas operasional pada jangka panjang.
 
Sementara itu, Galaxy S26 reguler justru dikabarkan mengalami sedikit overclocking, dengan frekuensi inti utama mencapai 4,74 GHz. Di sisi lain, enam inti CPU lainnya berjalan seragam pada 3,63 GHz pada kedua model.
 
Benchmark awal menunjukkan hasil skor yang relatif seimbang pada kedua perangkat. Galaxy S26 Ultra mencatat sekitar 3.466 poin pada uji single-core dan 11.035 poin pada uji multi-core, sedangkan versi standar menghasilkan skor 3.378 poin untuk single-core dan 11.097 poin untuk multi-core.
 
Temuan ini menunjukkan bahwa perbedaan frekuensi clock tidak lantas membuat perbedaan performa signifikan dalam hasil benchmark. Selain performa chipset, bocoran ini juga mengungkap bahwa kedua smartphone flagship terbaru Samsung tersebut diperkirakan didukung RAM 12GB serta akan menggunakan Android 16 sebagai sistem operasi out-of-the-box.
 
Samsung juga berpeluang menyediakan varian memori 16GB untuk Galaxy S26 Ultra khusus di beberapa pasar tertentu, serupa dengan strategi yang pernah dilakukan pada seri Galaxy S25 Ultra. Tidak hanya Snapdragon, versi Galaxy S26 dengan chipset Exynos 2600 juga muncul pada laman Geekbench, khususnya untuk pasar internasional tertentu, seperti di Korea Selatan dan Eropa.
 
Chipset Exynos 2600 dilaporkan menggunakan teknologi fabrikasi 2 nm dengan CPU 10-core dan mesin grafis Samsung Xclipse 960. Dalam beberapa perbandingan awal, kinerja GPU Exynos ini mencapai sekitar 88% dari performa Adreno 840 saat diuji dengan Vulkan dan di bawah 80% saat diuji OpenCL pada unit awal.
 
Perbandingan performa antara varian Snapdragon dan Exynos ini menunjukkan bahwa Samsung mungkin terus mempertahankan strategi dual-chipset untuk lini Galaxy S26, tergantung pada wilayah pasar.
 
Kendati Exynos kian kompetitif, intensi Samsung untuk memasang Snapdragon 8 Elite Gen 5 pada model flagship tetap kuat di beberapa wilayah utama. Sementara itu, hasil Geekbench ini memberi bayangan bahwa seri Galaxy S26 akan membawa peningkatan performa menarik pada generasi terbaru chipset Qualcomm.
 
Walaupun konfigurasi clock lebih rendah pada model Ultra dinilai mengejutkan bagi sejumlah pihak, hasil benchmark menunjukkan perangkat ini tetap menawarkan daya komputasi tinggi serta kemampuan multitasking kuat, hal penting bagi perangkat flagship kelas atas di 2026.
 
Analisis lebih lanjut dan detail resmi berpotensi akan muncul menjelang peluncuran seri Galaxy S26, yang diprediksi akan diselenggarakan pada awal tahun ini di San Francisco, dengan penjualan dimulai beberapa minggu setelahnya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan