Lebih dari 5.000 startup dari 150 negara bertarung memperebutkan rekor total hadiah sebesar 2,2 juta dolar Singapura. Peningkatan daya tarik global ini memperkuat posisi Singapura sebagai pusat inovasi dan kewirausahaan internasional.
Startup asal India, Miraqules, berhasil keluar sebagai juara utama (grand winner) sekaligus memenangkan kategori Health and Biomedical. Miraqules mengusung inovasi biomaterial StopBleed yang dipatenkan untuk menghentikan pendarahan hebat hanya dalam waktu 60 detik. Teknologi ini dirancang untuk menangani kondisi darurat ketika penanganan bedah atau kompresi konvensional sulit dilakukan.
Fasilitas Laboratorium NGRIP dan Dukungan Kekayaan Intelektual
Sebagai pemenang utama, Miraqules berhak menerima penghargaan NGRIP Labs Runway Award untuk pertama kalinya. Penghargaan ini memberikan akses gratis selama 12 bulan ke fasilitas laboratorium NGRIP Labs, ruang kerja bersama, peralatan canggih, serta sesi pendampingan mentor dan jaringan investor.Selain itu, tiga startup terbaik di tingkat puncak memperoleh program penguatan strategi Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dari IPOS International. Program ini mencakup pelatihan strategi HKI selama 8 minggu, pengungkapan aset tak berwujud selama dua minggu, hingga konsultasi pascakompetisi.
Slingshot 2026 juga menetapkan sembilan pemenang ranah (domain winners) lainnya yang mencakup sektor komputasi tingkat lanjut, manufaktur cerdas, teknologi digital dan keamanan, keberlanjutan energi, hingga agritech dan keselamatan baterai.
Batu Loncatan Komersialisasi dan Ekspansi Startup Global
Sejak diluncurkan pada 2017, Slingshot terbukti menjadi pendorong utama keberhasilan berbagai startup internasional. Banyak alumni kompetisi ini yang sukses memperoleh pendanaan besar dan mengekspansi bisnis mereka secara global.Sebagai contoh, Lucence, finalis edisi 2017, kini berkembang dari startup lokal Singapura menjadi perusahaan kesehatan presisi internasional yang berhasil meraih pendanaan lebih dari 80 juta dolar AS. Contoh lainnya adalah Matwerkz Technologies, juara utama edisi 2024, yang baru saja mendirikan lini manufaktur bahan pelapis tahan api di Johor Bahru pada Oktober 2026 dengan kapasitas produksi 30.000 ton per tahun.
Assistant Managing Director Innovation EnterpriseSG, Emily Liew, menyatakan bahwa Slingshot telah menjadi jembatan utama yang menghubungkan para pemikir inovatif dunia dengan investor dan mitra industri di Singapura. Jaringan ini dipastikan terus diperkuat guna membantu pergeseran inovasi dari ruang riset menuju solusi komersial yang mampu berskala global.
(Nur Aldiansyah Amirulloh)