Foto: XLSmart
Foto: XLSmart

XLSmart Gelar Jaringan 5G Blanket Coverage di 8 Kota Jawa Timur

Mohamad Mamduh • 17 Juli 2026 18:25
Ringkasnya gini..
  • Jawa Timur memegang peranan krusial sebagai episentrum industri, logistik, perdagangan, pendidikan, pariwisata, hingga pemberdayaan sektor UMKM.
  • Mayoritas dari infrastruktur ini merupakan BTS 4G, yang di dalamnya sudah terintegrasi sekitar 2.100 BTS 5G.
  • Kota metropolitan Surabaya ditargetkan sebagai wilayah pionir implementasi ini.
Jakarta: XLSmart memperkuat jaringan di Jawa Timur melalui perluasan implementasi jaringan 5G Blanket Coverage di delapan kota dan kabupaten. Upaya ini dirancang untuk menghadirkan konektivitas digital yang jauh lebih cepat, stabil, dan merata bagi pelanggan XL, Axis, dan Smartfren, sekaligus berfungsi sebagai katalisator utama dalam mendukung pertumbuhan dunia usaha serta perekonomian daerah.
 
Jawa Timur memegang peranan krusial sebagai episentrum industri, logistik, perdagangan, pendidikan, pariwisata, hingga pemberdayaan sektor UMKM di kawasan timur Indonesia. Menanggapi tuntutan interkoneksi yang kian kompleks dari masyarakat dan dunia usaha, penyediaan jaringan telekomunikasi yang andal menjadi fondasi yang mutlak.
 
Tren pemakaian data masyarakat di provinsi ini terus menunjukkan kurva pertumbuhan positif. Trafik layanan data XLSmart terpantau meningkat sebesar 6% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya, dengan angka rata-rata konsumsi data pelanggan kini telah menyentuh kisaran 25 GB per bulan.

Peningkatan masif ini didorong oleh tingginya penetrasi aktivitas harian seperti penayangan video (streaming), konferensi video untuk kolaborasi kerja, mobile gaming, transaksi keuangan digital, hingga pemanfaatan berbagai aplikasi inovatif berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence).
 
Sebagai langkah konkret dalam mengoptimalkan kapasitas layanan demi menjawab lonjakan kebutuhan tersebut, XLSmart menyokong wilayah Jawa Timur dengan infrastruktur tangguh yang mencakup lebih dari 29.000 Base Transceiver Station (BTS).
 
Mayoritas dari infrastruktur ini merupakan BTS 4G, yang di dalamnya sudah terintegrasi sekitar 2.100 BTS 5G untuk melayani seluruh wilayah kabupaten dan kota secara komprehensif. Investasi bernilai strategis ini memastikan bahwa kualitas layanan tetap berada pada level prima di tengah pertumbuhan kebutuhan data pelanggan.
 
Regional Group Head XLSmart area Jawa Timur, Dodik Ariyanto, menegaskan bahwa investasi berkelanjutan ini adalah bentuk komitmen perusahaan dalam menciptakan ekosistem digital yang inklusif.
 
"Jawa Timur merupakan salah satu wilayah strategis bagi XLSmart dengan pertumbuhan kebutuhan layanan digital yang terus meningkat. Karena itu kami terus meningkatkan kualitas jaringan dan memperluas implementasi 5G Blanket Coverage agar pelanggan dapat menikmati pengalaman internet yang semakin cepat, stabil, dan konsisten. Investasi yang kami lakukan bukan hanya menghadirkan konektivitas yang lebih baik, tetapi juga mendukung masyarakat dan dunia usaha agar semakin produktif di era digital," ungkap Dodik.
 
Hingga saat ini, implementasi jaringan 5G Blanket Coverage telah menjangkau delapan wilayah administrasi penting di Jawa Timur, meliputi Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Gresik, Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Pamekasan, Kabupaten Sampang, Kabupaten Sumenep, dan Kabupaten Tuban.
 
Kota metropolitan Surabaya ditargetkan sebagai wilayah pionir implementasi ini, yang kemudian menjadi cetak biru kesuksesan ekspansi jaringan ke berbagai kabupaten lainnya di Jawa Timur. Integrasi jaringan mutakhir ini membawa dampak langsung yang signifikan bagi berbagai lapisan masyarakat.
 
Di sektor privat dan korporasi, ketersediaan koneksi internet yang andal mampu mengoptimalkan efisiensi operasional. Pelaku UMKM dapat memperluas jangkauan pasar global melalui platform digital tanpa hambatan sistemik, menerima pembayaran digital secara lancar, dan mengoptimalkan pemasaran di media sosial maupun marketplace.
 
Sementara itu, perusahaan skala besar dapat memanfaatkan kolaborasi antartim melalui konferensi video, menggunakan layanan berbasis awan (cloud), dan menjalankan transaksi secara real-time. Bagi sektor publik, penguatan konektivitas ini menyokong kelancaran pembelajaran daring, akses layanan kesehatan, pengelolaan logistik di pelabuhan, hingga akselerasi sektor pariwisata.
 
Head of Regional Technical Network XLSmart, Moch. Irwan Harahap, menyatakan optimisme serupa bahwa konektivitas berkualitas tinggi akan membuka gerbang inovasi dan kolaborasi tanpa batas bagi masyarakat setempat.
 
Melalui semangat penggabungan inovasi dari XL Axiata dan Smartfren, perusahaan telekomunikasi terpadu yang melayani lebih dari 69 juta pelanggan nasional ini mengusung visi Bersama, Melaju Tanpa Batas.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA