Co-Founder Narasi Najwa Shihab (Foto:AFP)
Co-Founder Narasi Najwa Shihab (Foto:AFP)

Najwa Shihab: Media Sosial Picu Kebangkitan Narasi

Teknologi Social Media Week Jakarta
Gervin Nathaniel Purba • 15 November 2019 14:38
Jakarta: Media sosial memberikan banyak manfaat. Melalui media sosial, orang bisa mengekspresikan diri, menyuarakan opini, memviralkan peristiwa, dan membangkitkan budaya narasi.
 
"Menurutku, terjadi kebangkitan narasi. Media sosial merupakan eranya narasi, karena teknologi," ujar Co-Founder Narasi Najwa Shihab, ditemui pada acara Social Media Week (SMW) Jakarta 2019, di The Hall, Senayan City, Jakarta, Kamis, 14 November.
 
Media sosial dan kemajuan teknologi mendorong setiap orang dengan mudah membagikan kisah kehidupannya. Hampir setiap hari orang aktif memproduksi cerita tentang dirinya sendiri di media sosial. Selama 24 jam pula, media sosial membantu seseorang membagikan perasaannya, peristiwa yang dialami, pengalaman menggunakan sesuatu produk, dan lain sebagainya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dengan media sosial, kita menjadi lebih pasif sebagai penulis autobiografi dan memengaruhi bagaimana kita melihat cerita kita," ujar Najwa Shihab yang akrab disapa Nana.
 
Dalam menghasilkan suatu cerita yang menarik, cerita tersebut harus jelas tujuannya dan bisa memberikan suatu ikatan emosional. Cerita tersebut nantinya bisa memberikan inspirasi yang melekat kepada orang yang membaca.
 
Nana menyebutnya sebagai story telling. Story telling dituliskan dengan begitu natural. Para pengguna media sosial bisa menyampaikan kebenaran melalui masing-masing platform.
 
"Story telling sesungguhnya begitu kuat merekam memori. Menurut saya, sudah menjadi level yang paling tinggi bila sudah menjadi memori," kata Nana.
 
Di satu sisi, tantangan yang dihadapi saat ini ialah bagaimana menciptakan suatu karya yang orisinil. Di media sosial, banyak konten yang diciptakan dengan meniru konten dari akun lain.
 
"Kita harus mengasah intuisi. Jika ingin memproduksi sesuatu, kita harus lebih banyak mengonsumsi. Jika ingin membuat satu paragraf, harus lebih banyak membaca," kata Nana.
 

(ROS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif