DJI menaksir kerugian akibat penipuan oleh pegawainya mencapai USD150 juta atau sekitar Rp21,4 triliun.
DJI menaksir kerugian akibat penipuan oleh pegawainya mencapai USD150 juta atau sekitar Rp21,4 triliun.

Penipuan Pegawai Buat DJI Rugi Rp2,1 Triliun

Teknologi drone dji
Lufthi Anggraeni • 22 Januari 2019 17:17
Jakarta: DJI mengumumkan telah menemukan tindak penipuan bernilai jutaan dollar Amerika Serikat yang dilakukan oleh pegawainya. DJI memperkirakan, kerugian akibat tindakan ini mencapai sekitar CNY1 miliar atau sekitar Rp2,1 triliun.
 
Selain itu, DJI menyebut para pegawai yang terlibat tindak penipuan tersebut telah dipecat. Laporan yang beredar memperkirakan jumlah pegawai yang dipecat oleh DJI mencapai 29 pegawai.
 
Menurut Engadget, DJI mengatakan bahwa sejumlah pegawai dari total 14.000 pegawai telah melakukan kecurangan dengan menaikkan biaya komponen dan material lain untuk mendapatkan keuntungan finansial.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bersamaan dengan pemecatan sejumlah pegawai tersebut, DJI mengungkap bahwa perusahaannya telah memberi peringatan kepada seluruh pegawai dan menciptakan saluran internal baru sebagai medium penampung laporan penipuan.
 
Sebagai informasi, perusahaan asal Shenzhen, Tiongkok ini merupakan produsen drone terbesar di dunia saat ini, dengan perolehan pangsa pasar sekitar 75 persen. Produsen Mavic 2 dan Mavic Air ini juga dilaporkan meningkatkan investasi pada pengembangan drone untuk penggunaan enterprise.
 
Investasi DJI tersebut salah satunya diwujudkan dalam Mavic 2 edisi khusus, yang dirancang untuk membantu proses pencarian dan penyelamatan. DJI Mavic 2 edisi khusus ini dipasarkan seharga USD1.999 (Rp28,4 juta).
 

(ELL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi