Ponsel Menengah Samsung Pakai Pemindai Sidik Jari di Layar

Lufthi Anggraeni 09 November 2018 15:05 WIB
samsung
Ponsel Menengah Samsung Pakai Pemindai Sidik Jari di Layar
Samsung akan mengimplementasikan sensor pemindai sidik jari di layar pada perangkat kelas menengah.
Jakarta: Pada tahun depan, Samsung Galaxy S10 diperkirakan akan mengadopsi sensor pemindai sidik jari ultrasonik yang tertanam di bawah layar. Namun sebagai bagian dari strategi baru dari divisi mobile, Samsung dilaporkan akan mengimplementasikan sensor ini pada perangkat kelas menengahnya.

Menurut salah satu sumber industri, Qualcomm dan MediaTek memimpin tren implementasi sensor pemindai sidik jari di layar ini. Namun, karena Qualcomm menawarkan standar kualitas lebih baik, Samsung menjadikan raksasa teknologi tersebut sebagai pemasok utama.

Samsung juga dilaporkan telah memesan sensor pemindai sidik jari ultrasonik ini kepada Qualcomm. Pendistribusian pertamanya akan dilaksanakan pada akhir tahun 2018 atau awal tahun 2019, memungkinkan Samsung untuk mengimplementasikan sensor pada Galaxy S10 dan perangkat kelas menengah lain.


Hal ini menjadi pertaruhan besar bagi Samsung, sebab saat ini, sensor pemindai sidik jari di layar hanya tersedia pada perangkat premium tertentu saja.

Terlebih, sensor optik pada smartphone yang tersedia di pasar kurang presisi dan lebih lambat. Karenanya, Samsung menilai sekarang adalah saat yang tepat untuk mengimplementasikan solusi ultrasonik lebih canggih di seluruh jajaran perangkatnya.

Mengingat pendistribusian sensor pertama pada layar akan berlangsung pada awal tahun 2019, perangkat menengah pertama Samsung yang dilengkapi dengan sensor tersebut akan diperkenalkan pada bulan Februari.

Perkenalan tersebut akan dilaksanan di ajang MWC 2019, bersamaan dengan peluncuran perangkat unggulan terbaru Samsung, yaitu Galaxy S10. Sementara itu, penjualan perangkat tersebut diperkirakan akan dimulai satu bulan setelahnya, yaitu pada bulan Maret 2019.



(ELL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.