Ilustrasi.
Ilustrasi.

Wisata Bali Harus Manfaatkan Revolusi Industri 4.0

Teknologi alibaba
Cahyandaru Kuncorojati • 14 Januari 2019 11:37
Jakarta: Perguruan Tsinghua SEA dan Yayasan Unity in Diversity (UID)baru saja menggelar forum diskusi "Industry Revolution 4.0: Shape Your Future with Artificial Intelligence and Big Data" di UID Creative Campus, Bali.
 
Forum diskusi yang menjadi rangkai dari acara TECHTalk Tsinghua SEA ini merupakan bagian dari usaha mendorong pemanfaatan teknologi terutama di era Revolusi Industri.
 
Di acara tersebut, hadir beragam narasumber dari bidang teknologi. Bali sendiri disebut mampu mendongkrak lagi potensi wisatanya dengan merangkul teknologi digital. Dalam acara tersebut penyedia layanan cloud yaitu Alibaba juag turut menjadi pengisi acara.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Alibaba Cloud memberikan pelatihan sekaligus contoh kepada masyarkat sekaligus pebisnis bagaimana teknologi Big Data mampu berperan untuk membuka potensi bisnis Bali yang selama ini belum terkenal di dunia pariwisata.
 
Mengingat Bali memiliki banyak desa wisata maka pemanfaatan teknologi big data meliputi pendataan potensi desa wisata yang ada di Bali dan dikolaborasikan dengan beragam data terkait wisatawan dan pengunjung bisa memberikan pandangan yang sangat luas.
 
Alibaba Cloud memiliki program bernama Champion Global Accerlerator, yang di dalamnya terdapat lebih dari 300 perusahaan dan kalangan profesional. Mereka mengikuti program pelatihan dan pengembangan bisnis berbasis dukungan teknologi Alibaba Cloud.
 
Program yang digelar sejak 9 Januari 2019 pada acara TECHTalk Tsingua SEA juga dimanfaatkan Alibaba Cloud untuk memberikan program pelatihan, bimbingan, dan kesempatan memperoleh modal usaha bagi pelaku startup dan perusahaan besar.
 

 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif