NEWSTICKER
Ilustrasi. (Tetris)
Ilustrasi. (Tetris)

Nintendo Ganti Game Boy yang Rusak Milik Nenek 95 Tahun

Teknologi games nintendo
Cahyandaru Kuncorojati • 26 Februari 2020 08:11
Jakarta: Nintendo kembali menjadi perusahaan game yang viral, bukan dari produknya melainkan cara mereka berkomunikasi penggunanya. Akhir pekan lalu perusahaan game ini menjadi sangat viral di negara asalnya lewat sebuah kisah yang menyentuh.
 
Nintendo melakukan sebuah usaha yang cukup keras demi memberikan layanan terbaik bagi gamer perangkat lawas mereka yaitu Game Boy. Handheld gaming yang dirilis tahun 1989 ini sudah tidak diproduksi secara global pada tahun 2003.
 
Dikutip dari SoraNews24, dikisahkan bahwa ada seorang nenek berusia 95 tahun yang masih gemar memainkan game Tetris yang tersedia di Game Boy. Namun, perangkat ini kemudian rusak. Sang anak yang berusia 70 tahun bernama Kuniko Tsusaka akhirnya berusaha memperbaikinya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mengingat konsol ini sudah lawas dan tidak lagi diproduksi, maka tidak ada toko game yang bisa memperbaikinya. Alasannya, komponen untuk perbaikan tidak lagi tersedia. Terungkap bahwa Game Boy merupakan perangkat ketiga yang dimiliki sang nenek setelah semuanya rusak.
 
Suatu hari, sang nenek tidak sengaja mendapatkan saran dari sang cucu untuk menuliskan surat terbuka kepada Nintendo melalui surat kabar yang kemudian di muat media Asahi Shimbun. Media ini kemudian mengunggahnya kembali berdasarkan kisah dari anak sang nenek.
 
Di surat terbuka tersebut sang nenek menceritakan perangkat gaming yang tidak bisa diperbaiki lagi di toko manapun. Dia berharap Nintendo bisa mendengar kabar ini dan memperbaikinya. Kabar ini kemudian menjadi viral setelah seorang netizen mengunggahnya ke internet.
 
Nintendo yang mendengar kabar ini dilaporkan langsung merespon permintaan sang nenek. Sayangnya, mereka juga tidak lagi memiliki komponen untuk perbaikan Game Boy tersebut. Usaha Nintendo tidak berhenti sampai di sini.
 
Diklaim bahwa Nintendo akhirnya melakukan pengecekan di gudang perusahaan. Akhirnya mereka menemukan ada sebuah Game Boy yang masih tersisa dan dalam keadaan masih baru. Kurang dari seminggu, sang nenek ternyata sudah menerima perangkat terbaru dari Nintendo.
 
Saat kisah ini diunggah lagi oleh Asahi Shimbun, penelusuran media setempat menemukan bahwa sang nenek sudah wafat di usia 99 tahun. Meskipun kondisinya saat itu sudah sakit, tapi dilaporkan sang nenek masih sempat aktif memainkan Game Boy terbarunya.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif