Saat ini telah memasuki bulan ketiga, sejak diluncurkan pada bulan Mei 2023 lalu. Ke-27 Peserta IGDX Academy sudah menjalani total lima hingga tujuh kali mentoring dari mentor lokal dan internasional yang berpengalaman, serta lima kali guest mentoring untuk masing-masing studio.
IGDX Academy akan berlangsung hingga Bulan Oktober 2023, setiap mentee mendapat kesempatan untuk dipasangkan dengan dua mentor yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Hal ini memungkinkan peserta untuk mendapatkan pandangan yang komprehensif tentang kedua aspek bisnis dan teknis yang seimbang.
Dengan menerapkan format mentoring 1 on 1 antara mentee dengan mentor, menggunakan Zoom, yang memungkinkan tingkat fleksibilitas tinggi untuk menyesuaikan jadwal antara mentor dan mentee, serta menjamin kerahasiaan data masing-masing mentee.
Sebagai tambahan, ada juga sesi guest mentoring yang bisa diikuti oleh semua mentee, yang melibatkan para ahli industri game yang berbagi pengalaman dan pengetahuan mereka.
Dengan pembagian dua kelas Intermediate dan Advanced, Mereka telah mendapatkan pengetahuan yang berguna dalam industri gim. Sebagai contoh, dari segi teknis, mereka telah mempelajari bagaimana membuat teknis game yang efektif dan membuat desain game yang lebih menarik untuk pasar. Dalam hal bisnis, mereka telah diajarkan cara melakukan pitching game kepada penerbit dan meningkatkan jumlah wishlist atau download di toko aplikasi.
"Ini mentoring kedua kami, kami ikut yang tahun 2022 juga. Kami merasa banyak hal yang saya dapatkan sih disini. Baik dari sisi teknikal, maupun sisi bisnisnya. Tetapi lebih ke sisi bisnisnya sih kalau kita. Mungkin tidak bisa semua yang didapat ini diaplikasikan langsung ke dalam project yang sedang berjalan ya, tetapi setidaknya untuk project kami berikutnya," kata jelas Duray Philip, CEO Extra Life Entertainment.
"Kami merasa lebih siap dan bisa meminimalisir risk nantinya. Yang paling penting selama mentoring IGDX ini adalah kita bisa kenal sama mentor-mentor yang memang sudah ahli di industri game, dan kenal nggak cuma sekedar kenal aja, tapi bisa membangun koneksi dan membuka kesempatan untuk kerjasama di kedepannya."
Yude, CEO Lelolit Games menambahkan, program ini dinilai sangat membentu, terutama untuk studio yang baru mulai. "Banyak ilmu baru yang bisa kita dapetin disini dan saya yakin susah buat didapatkan kalau kita tidak ikut program akselerasi atau inkubasi seperti IGDX ini."
"Fokus dari sesi mentoring disini fleksibel tergantung kesepakatan antara mentor dan mentee, kalau kita sendiri lebih fokus membahas mekanik, game design, dan juga yang paling penting marketability produk game kita (monetization, business model, membaca pasar, etc) ini ilmu yang susah buat didapetin di luar sana."
Tahap selanjutnya, para peserta juga akan berkesempatan untuk hadir di IGDX Business dan Conference di Bali, pada tanggal 11-13 Oktober mendatang. Di acara ini, mereka akan berupaya menjalin kemitraan bisnis, mencari peluang, dan memamerkan game terbaru mereka kepada para pemain utama dalam industri game.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News