Bao Jianlei (kiri) dan Zhang Ya-Qin (kanan).
Bao Jianlei (kiri) dan Zhang Ya-Qin (kanan).

Baidu Ingin Kembangkan Ekosistem Digital Indonesia

Ellavie Ichlasa Amalia • 15 Oktober 2015 20:46
medcom.id, Jakarta: Di tahun ketiganya di Indonesia, Baidu berencana untuk membantu ekosistem digital di Indonesia tumbuh dengan meluncurkan program Pengembangan Ekonomi dan Ekosistem Berbasis Internet.
 
Untuk melakukan ini, Baidu bekerja sama dengan Kemenkominfo dan juga Bekraf alias Badan Ekonomi Kreatif. Program jangka panjang milik Baidu ini terbagi menjadi dua program yaitu program Grow Local dan Go Global.
 
Dalam program Grow Local, Baidu ingin membantu mengembangkan startup dan juga pengembang lokal Indonesia untuk tumbuh. Bao Jianlei, Direktur Baidu Indonesia menjelaskan, salah satu hal yang dilakukan untuk melakukan hal ini adalah dengan mengadakan riset pasar secara rutin dan mengumumkan hasil riset tersebut kepada para pengembang lokal.

"Seperti di negara-negara lain, di Indonesia, ada banyak masalah dasar yang dihadapi untuk mengembangkan industri digital," kata Jianlei. "Masalah ini seperti masalah pendanaan, pengadaan infrastruktur dan tidak adanya riset pasar."
 
Untuk melakukan investasi teknologi dan marketing, Baidu telah menyiapkan dana sebesar USD1 juta. Dana ini juga akan digunakan untuk membangun infrastruktur kerja bagi startup seperti data center. Pembangunan infrastruktur ini akan difokuskan di 3 kota besar Indonesia yaitu Jakarta, Bandung dan Yogyakarta.
 
Sementara dalam program Go Global, Baidu berharap dapat membantu startup lokal untuk masuk ke pasar global, terutama negara yang menjadi asal Baidu yaitu Tiongkok. Meski Zhang Ya-Qin, Presiden Baidu menyebutkan, Baidu ingin fokus untuk membantu startup lokal untuk sukses di Indonesia terlebih dulu. Dia merasa, Indonesia adalah negara dengan pasar yang masih sangat besar.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA