SIE akan mulai beroperasi pada tanggal 1 April 2016 mendatang (foto: Engadget)
SIE akan mulai beroperasi pada tanggal 1 April 2016 mendatang (foto: Engadget)

Lebur 2 Anak Perusahaan, Sony Lahirkan Sony Interactive Entertainment

Riandanu Madi Utomo • 27 Januari 2016 12:19
medcom.id: Sony baru-baru ini mengumumkan bahwa mereka akan melebur dua anak perusahaannya, yaitu Sony Computer Entertainment (SCE) dengan Sony Network Entertainment (SNEI) menjadi Sony Interactive Entertainment LLC (SIE).
 
Perusahaan baru tersebut nantinya akan memegang kendali penuh terhadap berbagai divisi yang dibawahi oleh kedua perusahaan sebelumnya, termasuk hardware, software, konten dan layanan online.
 
SIE akan bermarkas di San Mateo, California dan akan memiliki cabang di Tokyo serta London. SIE akan mulai beroperasi pada tanggal 1 April 2016 mendatang.

"Dengan menggabungkan kekuatan platform PlayStation, termasuk hardware, software, konten, dan network, SIE akan menjadi perusahaan yang kuat dan mempertegas pengembangan bisnis PlayStation ke depannya," ujar President and Global CEO dari Sony Computer Entertainment Inc. sekaligus Group Executive in charge of Network Entertainment di Sony Corporation, Andrew House.
 
"Bersama dengan berbagai mitra kami, SIE akan menghadirkan layanan serta produk terkini yang akan menginspirasi imajinasi konsumen serta dapat memimpin pasar."
 
Lebur 2 Anak Perusahaan, Sony Lahirkan Sony Interactive Entertainment
Struktur perusahaan Sony Interactive Entertainment

SCE didirikan pada bulan November 1993. Produk pertamanya adalah PlayStation generasi pertama yang merupakan salah satu konsol populer pada masa itu. Hingga saat ini, SCE masih terus mengembangkan platform PlayStation dengan produk terakhirnya, yaitu PlayStation 4.
 
Sementara itu SNEI didirikan oleh Sony pada bulan April 2010. SNEI adalah perusahaan yang bertanggungjawab atas layanan PlayStation Network (PSN). Melalui PSN, SNEI juga menghadirkan berbagai layanan seperti PlayStation Store, PlayStation Now, dan PlayStation Plus. SNEI juga mengelola layanan hiburan lain seperti PlayStation Music, PlayStation Video, dan PlayStation Vue yang merupakan layanan televisi berbasis cloud.
 
Dengan digabungkannya kedua perusahaan tersebut menjadi SIE, Sony berharap platform PlayStation dapat berkembang lebih baik lagi. Langkah Sony kali ini memang merupakan langkah yang sangat strategis, mengingat platform PlayStation sendiri kini tidak bisa dipisahkan dari layanan networking.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA