Logitech Rilis Software Khusus Proyeksi Keyboard di VR

Riandanu Madi Utomo 07 November 2017 15:40 WIB
logitech
Logitech Rilis Software Khusus Proyeksi Keyboard di VR
Kini Anda bisa melihat bentuk fisik keyboard lewat VR
medcom.id: Mengetik di keyboard saat menggunakan headset virtual reality memang sangat sulit, karena kedua mata Anda tidak bisa melihat bentuk keyboard secara fisik.

Permasalahan itu ingin diselesaikan oleh Logitech. Produsen peripheral komputer tersebut baru saja mengumumkan Bridge SDK, sistem yang memungkinkan Anda  melihat bentuk keyboard secara fisik di lingkungan virtual.

Bridge bekerja dengan sebuah tracker khusus yang diposisikan di ujung keyboard. Melalui tracker tersebut, Anda  bisa melihat bentuk fisik keyboard di dunia virtual. Bridge SDK juga memungkinkan Anda untuk melihat simulasi tangan yang sedang menekan keyboard, sehingga Anda tidak akan salah menekan tombol meski sedang menggunakan headset VR.


Fitur tambahannya, Anda bisa mengubah tampilan keyboard sesuai dengan keinginan. Selain itu, SDK ini juga bsia digunakan di berbagai keyboard lainnya. Sejauh ini tampaknya memang hanya keyboard Logitech yang mendukung penggunaan SDK ini.

Beragam aplikasi juga bisa digunakan dengan Bridge SDK selama aplikasi tersebut dibangun menggunakan SteamVR.



"Kami percaya keyboard harus selalu terlihat secara fisik, baik itu saat Anda bermain game atau kegiatan lainnya. Ini karena Anda akan mendapatkan nuansa yang berbeda ketika memakai PC tanpa melihat keyboard secara fisik," jelas Logitech dikutip dari PC GAMER.

Logitech mengatakan, saat ini pihaknya menyediakan 50 unit perangkat lengkap beserta Bridge SDK secara gratis. Ke depannya, Logitech akan menjual SDK beserta Keyboard seharga USD150 atau sekitar 1,9 juta. Sementara tracker khususnya akan dibanderol seharga USD99 atau sekitar 1,3 juta.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.