?Apple dan Qualcomm dilaporkan telah menyelesaikan perselisihan hukum melalui pengadilan San Diego.
?Apple dan Qualcomm dilaporkan telah menyelesaikan perselisihan hukum melalui pengadilan San Diego.

Qualcomm dan Apple Batalkan Tuntutan Hukum

Teknologi apple qualcomm
Lufthi Anggraeni • 17 April 2019 16:49
Jakarta: Hari ini, Apple dan Qualcomm telah menyelesaikan perselisihan hukum antara satu sama lain, melalui pengadilan San Diego. Hal ini diketahui saat Apple dan Qualcomm merilis siaran pers gabungan terkait kesepakatan pembatalan tuntutan hukum tersebut.
 
Pada siaran pers yang dikutip GSM Arena, kepala pengacara yang mewakili Qualcomm menyebut penyelesaian ini melibatkan pembayaran dari Apple kepada Qualcomm dengan jumlah yang tidak disebutkan.
 
Penyelesaian ini juga melibatkan kesepakatan lisensi berdurasi enam tahun, yang mulai aktif pada 1 April 2019 lalu. Kesepakatan ini juga termasuk opsi perpanjangan kesepakatan selama dua tahun.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kedua perusahaan ini juga disebut menyepakati kontrak terkait pasokan chipset selama beberapa tahun. Informasi tidak terduga ini memunculkan pertanyaan terkait modem 5G karya Qualcomm atau Intel yang akan membekali iPhone keluaran tahun 2020.
 
Akibat tuntutan hukum awal antara keduanya, Apple harus sepenuhnya mengandalkan Intel guna memasok modem LTE untuk iPhone. Hal ini kemudian memutuskan ketergantungan Apple pada Qualcomm.
 
Namun, Apple dikabarkan tengah berupaya mengembangkan dan memproduksi chipset karyanya, sehingga tidak perlu lagi bergantung pada Qualcomm seperti sebelumnya. Dengan hubungan yang membaik ini, tidak berarti Apple akan sepenuhnya mengandalkan Qualcomm layaknya sebagian besar produsen smartphone Android.
 
Sebagai referensi, Samsung dan Huawei memproduksi chipset karya mereka sedangkan chipset milik Apple diproduksi oleh TSMC, perakit chipset asal Taiwan. Tuntutan hukum Apple melawan Qualcomm mengklaim produsen chipset ini membebankan biaya royalti yang terlalu tinggi.
 
Kemudian, Qualcomm menuntut Apple dengan klaim pelanggaran terhadap paten lainnya yang terdapat pada fitur managemen daya di sistem operasi iOS. Pelanggaran ini kemudian berdampak pada pelarangan penjualan iPhone model lama di sejumlah wilayah.
 
Upaya saling tuntut di ranah hukum ini terjadi selama beberapa tahun terakhir hingga akhir bulan November lalu, saat CEO Qualcomm menyebut bahwa perusahaannya telah berada di ambang pintu terkait dengan resolusi permasalahannya dengan Apple.
 
Hampir dua tahun setelah CEO Qualcomm menyebut Apple akan menyelesaikan perselisihan hukum antara kedua, hal tersebut benar terjadi.
 
Setelah informasi kesepakatan keduanya ini beredar, harga saham Qualcomm meningkat hingga 21 persen di penghujung hari, sedangkan harga saham Apple tidak berubah dan masih fluktuatif hingga penutupan bursa saham New York.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif