JD.ID Perkenalkan ShareBuy, Belanja Online Keroyokan

Cahyandaru Kuncorojati 03 Desember 2018 16:39 WIB
e-commerceJD.ID
JD.ID Perkenalkan ShareBuy, Belanja Online Keroyokan
Fitur ShareBuy di JD.ID.
Jakarta: Jelang festival belanja online 12.12 pada 12 Desember 2018, JD.ID mulai merilis beberapa fitur yang difokuskan untuk memberikan pengalaman berbelanja online di momen tersebut.

Dalam acara yang digelar hari ini, JD.ID merilis secara resmi fitur bernama ShareBuy. Dijelaskan pihak JD.ID fitur yang mengusung konsep gamifikasi ini menjadi bagian dari JD.ID sebagai social commerce.

Menurut penjelasan Head of Social Commerce & Membership Marketing Division JD.ID, Duke Shu, konsep social commerce adalah konsumen bisa mendapatkan penawaran harga lebih baik dengan memanfaatkan media sosial.


"Di Tiongkok konsep ini sudah diterapkan oleh JD.com dan responsnya sangat baik. Makanya fitur ini ingin kami luncurkan di Indonesia jelang festival belanja 12.12," ungkap Shu.

Berdasarkan penjelasan Shu, fitur ShareBuy mampu memberikan potongan harga pada produk tertentu dengan prasyarat pembelian dilakukan oleh lebih dari satu orang alias kroyokan.

Misalnya, harga sebuah produk kecantikan tadinya dipatok harga Rp20.000. Menggunakan fitur ShareBuy harganya mendapat potongan menjadi Rp6.000 per item. Tentunya patokan harga tersebut sudah ditentukan sebelumnya oleh JD.ID.

Pada uji coba yang dilakukan Medcom.id saat perkenalan, pada halaman khusus ShareBuy di JD.ID barang yang ditampilkan hanya yang termasuk dalam program ShareBuy yang dilengkapi dengan potongan harga dan syarat jumlah pembeli yang harus dipenuhi untuk mendapatkn potongan harga ShareBuy.

JD.ID menyebutkan bahwa prasyarat jumlah pembeli yang ikut serta dalam ShareBuy bervariasi mulai dari dua orang hingga lebih tergantung nominal harga barang yang dijual. Setiap pembeli juga harus memiliki akun JD.ID.

"Di sini pembeli yang menggunakan ShareBuy tidak harus saling berkenalan. Pertama mereka harus membuat grup ShareBuy, lalu pilih barang yang tertera di halaman program ShareBuy JD.ID. Setelah itu pengguna cukup mengirimkan tautan grup ShareBuy miliknya ke beragam media sosial miliknya," jelas Shu.

"Nantinya bisa saja pembeli yang ikut tergabung dalam grup ShareBuy Anda adalah pembeli yang tidak dikenal. Karena saat Anda membuat produk yang ditawarkan di halaman ShareBuy juga akan tersedia siapa pembeli atau pengguna JD.ID yang membuka grup ShareBuy untuk membeli produk tersebut," imbuh Shu.

Fitur ShareBuy yang diresmikan hari ini sebetulnya sudah diuji coba oleh JD.ID pada festival belanja 11.11 di November kemarin. Diklaim fitur ini berhasil mendorong tingkat order harian sebesar 20-40 persen di JD.ID yang seluruhnya berasal dari fitur ShareBuy.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.