Penerbangan di bandara Gatwick sempat terganggu.
Penerbangan di bandara Gatwick sempat terganggu.

Polisi Tangkap Tersangka Insiden Drone di Bandara Inggris

Teknologi drone
Ellavie Ichlasa Amalia • 24 Desember 2018 15:41
Jakarta:Polisi Inggris telah menangkap dua orang yang terlibat dalam gangguan di bandara London Gatwick akibat keberadaan drone. Dua orang itu adalah seorang pria berumur 47 tahun dan wanita berumur 54 tahun. Keduanya ditangkap pada hari Jumat, menurut Sussex Police.
 
Pada hari Rabu, penerbangan di Gatwick, bandara terbesar kedua di Inggris, terganggu karena ada drone yang terbang di sekitar kawasan bandara. Penerbangan kemudian dialihkan ke bandara lain dan pihak berwajib akhirnya meminta bantuan Militer Inggris.
 
Dilaporkan, pihak militer kemudian mengaktifkan sistem pertahanan drone yang disebut Drone Dome. Sistem ini didesain untuk menangkap sinyal radio perangkat. Penerbangan pulih seperti semula pada hari Jumat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sussex Police tidak mengidentifikasi dua orang yang tertangkap. Mereka hanya menyebutkan bahwa keduanya ditangkap atas "dugaan mengacaukan layanan penerbangan sipil dan membahayakan operasi penerbangan atau banyak orang," lapor The Verge.
 
Penyelidikan terkait kejadian ini masih berlangsung. Namun, menurut The Guardian, para polisi tidak menyelidiki kejadian ini sebagai aksi terorisme, menyebutkan bahwa kejadian ini mungkin merupakan "protes lingkungan".
 
Kedua orang ini dikabarkan dilepaskan pada hari Minggu tanpa tuduhan apapun.
 
Pihak berwajib mengatakan bahwa keduanya tidak membuat masalah dan bersedia menjawab semua pertanyaan mereka. Mereka juga mengaku puas bahwa mereka tidak lagi menjadi tersangka dalam kejadian di bandara Gatwick.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi