Bos Amazon Jual Tiket Terbang ke Luar Angkasa Tahun Depan

Cahyandaru Kuncorojati 25 Juni 2018 12:08 WIB
amazon
Bos Amazon Jual Tiket Terbang ke Luar Angkasa Tahun Depan
Uji coba penerbangan suborbital vehicle milik Blue Origin. (Engadget).
Jakarta: Perlombaan ke luar angkasa oleh perusahaan teknologi di Amerika Serikat semakin mendekati kenyataan.

Apabila Space Origin milik Elon Musk dan Virgin Galactic milik Richard Branson masih tahap pengembangan, justru Blue Origin milik bos Amazon sudah siap menjual tiket untuk terbang melihat Bumi dari luar angkasa.

Dikutip dari Space News, Blue Origin yang didirikan oleh Jeff Bezos akan mulai menjual tiket perjalanan tersebut tahun depan, persisnya di tanggal 19 Juni 2019 untuk merasakan penerbangan menggunakan armada suborbital vehicle New Shepard milik Blue Origin.


Kabar ini dipastikan oleh Senior Vice President Blue Origin Rob Meyerson saat memberikan diskusi mengenai aplikasi yang bisa digunakan di bumi sekaligus luar angkasa dalam acara Amazon Web Service Public Sector Summit perkembangan proyek Blue Origin.

"Kami berencana untuk segera menerbangkan New Shepard dengan berisikan penumpang dalam waktu dekat," ungkapnya setelah memutar video yang menampilkan fasilitas penerbangan New Shepard di West Texas, Amerika Serikat. Selama ini Blue Origin memang masih melakukan uji coba penerbangan tanpa awak.

Beberapa waktu lalu Chief Executive Blue Origin bob Smith menuturkan bahwa pengembangan yang dilakukan sejauh ini adalah menciptakan kendaraan New Shepard agar siap dan stabil untuk diterbangkan sebelum membahas harga tiketnya.

Jadi sejauh ini memang belum ada keterangan kisaran harga tiket perjalanan menggunakan layanan Blue Origin. New Shepard sendiri sudah melakukan uji coba terbang sebanyak delapan kali dan hanya mendapat sedikit masalah pada proses pendaratannya yang masih dianggap kurang nyaman bagi penumpang.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.