Sebelumnya, Private Browsing hanya dapat mengelola konten yang tersimpan pada perangkat, menghapus kukis, namun memungkinkan aktivitas pihak ketiga berjalan sesuai keinginan situs.
Model Incognito Chrome menggunakan pendekatan yang sama, dengan menghapus sejarah penelusuran, namun tidak mengganggu konten yang dimuat pada browser. Hal ini untuk menjamin konten termuat sepenuhnya tanpa dapat diganggu dan dilacak aktivitas pihak ketiga.
Dalam pengumumannya, Mozilla menyebut mode Private Browsing juga berfungsi sebagai pemblokir iklan, memungkinkan situs memuat konten kebih cepat berkat ketiadaan iklan atau data analitik.
Pelacakan situs telah menjadi permasalahan kontroversial pada beberapa bulan terakhir. Hal ini muncul setelah pembaruan pada sistem operasi iOS 9 memungkinkan fungsi serupa bekerja pada aplikasi di iPhone.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News