Fitbit menggulirkan fitur Snore & Noise Detect, mampu mendeteksi dengkuran dan suara keras.
Fitbit menggulirkan fitur Snore & Noise Detect, mampu mendeteksi dengkuran dan suara keras.

Smartwatch Fitbit Bisa Deteksi Dengkuran dan Suara Keras Lain

Lufthi Anggraeni • 16 September 2021 11:39
Jakarta: Smartwatch Fitbit telah mengusung kemampuan yang memungkinkan pengguna mengetahui saat diri mereka atau pasangan mendengkur terlalu keras. Kini, Fitbit menggulirkan fitur Snore & Noise Detect yang telah dijanjikannya.
 
Mengutip Engadget, fitur ini menggunakan mikrofon pada jam tangan cerdas Fitbit model Sense atau Versa 3, berkemampuan mendeteksi baik suara dengkuran tertentu maupun level suara secara keseluruhan.
 
Secara teori, hal ini akan menjelaskan alasan pengguna kerap terbangun atau merasa tidak istirahat dengan cukup. Namun, fitur ini mengusung sejumlah persyaratan lebih banyak, selain jam tangan cerdas.

Pengguna akan perlu berlangganan Premium berbiaya USD10 (Rp142.282) per bulan atau USD80 (Rp1,1 juta) per tahun, serta menjaga baterai perangkat dalam kondisi selalu terisi. Fitbit menyebut bahwa pendeteksian ini dilakukan perangkat setiap beberapa detik sekali.
 
Selain itu, Fitbit juga merekomendasikan agar perangkat memiliki daya baterai setidaknya 40 persen sebelum pengguna tertidur. Pengguna juga disarankan untuk merasa nyaman terkait penyimpanan data dengkuran, meski dapat dihapus kapanpun diinginkan.
 
Persyaratan layanan dan hardware yang sedikit mengurangi kegunaan dari kemampuan deteksi suara. Bagaimanapun, hal ini dapat membantu saat pengguna telah berinvestasi pada ekosistem Fitbit.
 
Hal ini juga memberi Fitbit keuntungan potensial jika dibandingkan dengan pesaing yang menawarkan perangkat dengan dukungan fitur pelacakan tidur tanpa kemampuan mendeteksi suara atau kebisingan. 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA