Acara yang digelar di Huawei Innovation Centre, Jakarta, ini memberikan apresiasi kepada kalangan akademisi, instruktur, dan mahasiswa berprestasi dari ekosistem Huawei ICT Academy, sekaligus mendorong dialog tentang pendidikan yang selaras dengan industri demi memajukan pengembangan talenta digital nasional.
Perhelatan ini mempertemukan para pemangku kepentingan utama, termasuk mitra akademik, instruktur, dan pemenang kompetisi dari seluruh Indonesia, sekaligus memastikan wawasan mereka berkontribusi pada upaya yang lebih luas untuk memperkuat sumber daya manusia digital Indonesia.
Dalam sambutan kuncinya, Dr. Beny Bandanadjaja, Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, mengapresiasi komitmen Huawei untuk membina talenta digital melalui platform kompetisi langsung.
Ia menekankan bahwa pendidikan tinggi harus fokus pada menghasilkan talenta adaptif yang menciptakan dampak nyata, sejalan dengan program Dikti Saintek Berdampak dan visi Indonesia untuk pengembangan sumber daya manusia menuju tahun 2045.
Senada dengan pandangan tersebut, Dr. Said Mirza Pahlevi, M.Eng., Kepala Pusat Pengembangan Talenta Digital, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), menegaskan pentingnya memasukkan Standard Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) ke dalam kurikulum di institusi pendidikan. Inisiatif ini dinilai membantu menjembatani antara kompetensi yang dibutuhkan oleh dunia industri dan dunia kerja dengan kompetensi lulusan institusi pendidikan.
Sementara itu, Qianshihong, Chief of Strategy, Huawei Indonesia, mengatakan bahwa acara ini menandai tonggak penting dalam upaya kolektif Huawei untuk membina tenaga kerja masa depan yang tangguh dan adaptif. Kolaborasi dengan kementerian dan mitra seperti APTIKOM sangat penting dalam menyelaraskan pendidikan dengan kebutuhan industri dan meningkatkan daya saing global talenta digital Indonesia.
Puncak acara mengumumkan para pemenang ICT Competition Indonesia Final:Institut Teknologi Nasional Bandung (ITENAS) berhasil meraih Juara 1 pada kategori Network Track, Cloud Track, dan Computing Track.
Institut Teknologi Bandung (ITB) meraih Juara 1 pada kategori Innovation Track.Penghargaan khusus turut diberikan kepada sejumlah institusi dan individu, sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam pengembangan talenta digital dan inovasi. Penghargaan tersebut meliputi:
1. Penghargaan Excellent Huawei ICT Academy Support Center (IASC): Institut Teknologi Bandung (ITB), APTIKOM, dan Institut Digital Ekonomi LPKIA.
2. Penghargaan Excellent Huawei ICT Academy: Universitas Sumatera Utara.
3. Penghargaan Best Performance Teacher: Dr. Pauzi Ibrahim Nainggolan, S.Kom., M.sc. dari Universitas Sumatera Utara dan Mochamad Fahru Rizal S.T., M.T dari Telkom University.
4. Penghargaan Women in Tech Instructor: Marlindia Ike Sari, S.T., M.T. dari Telkom University.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News