Peringkat Huawei kembali naik dalam 2016 Best Global Brands dari Interbrand. (AP Photo/Mark Schiefelbein)
Peringkat Huawei kembali naik dalam 2016 Best Global Brands dari Interbrand. (AP Photo/Mark Schiefelbein)

Peringkat Huawei Naik Ke-72 di Laporan Interbrand Best Global Brands

Teknologi huawei
M Studio • 28 Oktober 2016 12:34
medcom.id:Dalam laporan Interbrand 2016 Best Global Brands, Huawei menduduki posisi 72, naik 16 peringkat dari tahun 2015. Ini merupakan kedua kalinya peringkat Huawei naik dalam daftar Interbrand sejak ia menjadi merek pertama dari Tiongkok yang diakui sebagai Best Global Brand pada 2014.
 
Menurut Interbrand, "Huawei sekali lagi menjadi pencuri perhatian di laporan 2016 Best Global Brands yang dirilis oleh Interbrand. Nilai mereknya, yaitu USD5,835 million (Rp76,1 triliun), naik 18 persen dari tahun lalu. Dalam laporan tahunan Interbrand, Huawei juga merupakan salah satu merek dalam industri teknologi yang peringkatnya naik paling cepat, dari peringkat 88 ke peringkat 72.
 
"Kesuksesan Huawei yang signifikan berasal dari kepercayaan bahwa konsumen adalah prioritas utama dan keteguhan untuk menyediakan produk dan layanan berdasarkan nilai untuk konsumen. Melalui kampanyenya, Huawei menunjukkan bagaimana produk, layanan dan solusi TIK yang inovatif dapat menciptakan dunia yang terhubung dengan lebih baik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kesadaran akan merek Huawei sedang meningkat di Eropa, yang merupakan pasar kunci untuk bisnis korporat dan telekomunikasi Huawei. Tahun ini, Huawei telah meluncurkan sekumpulan produk yang telah meningkatkan reputasinya. Huawei memang telah menjadi pemimpin di pasar Tiongkok selama beberapa waktu, dan sekarang, mulai membangun reputasinya di dunia."
 
Jangkauan merek Huawei tercermin dari penghasilannya yang meningkat dengan stabil. Salah satu pendorong peningkatan penghasilannya adalah bisnis konsumen. Selama 2011 sampai 2015, Huawei telah mendapatkan CAGR senilai 18 persen.
 
Tahun lalu, pendapatan Huawei Group mencapai CNY395 miliar (Rp760 triliun), dengan Consumer Business Group menyumbangkan CNY129.1 miliar (Rp248,4 triliun), naik 72,9 persen dari tahun 2014. Huawei juga telah mengirimkan 108 juta smartphone di seluruh dunia pada 2015, naik 44 persen dari tahun lalu.
 
"Huawei ingin membuat dunia yang terkoneksi dengan lebih baik -- dunia cerdas dengan TIK sebagai penyangganya, khususnya cloud, jaringan berbasis software, IoT dan artificial intelligence," kata Kevin Zhang, President of Huawei Corporate Marketing.
 
"Komitmen kami untuk tetap fokus pada konsumen dan menciptakan nilai lebih untuk konsumen merupakan pondasi dari merek Huawei. Huawei menganut prinsip kolaborasi terbuka dan berbagi kesuksesan, mempercepat pengembangan masyarakat digital yang cerdas."
 
Di industri telekomunikasi, Huawei membuat inovasi untuk mendukung transformasi digital operator telekomunikasi dalam 4 bidang: bisnis, operasi, arsitektur dan jaringan. Mereka juga mendorong pengembangan teknologi terbaru seperti 5G dan konektivitas IoT, yang akan mengubah peran operator telekomunikasi dalam berbagai industri.
 
Bisnis korporat Huawei juga terus berkembang dengan cepat seiring dengan pengembangan sistem terbuka dan kolaborasi yang Huawei lakukan dengan konsumen dan rekannya. Hal ini membuat para pelaku usaha mengakui keunggulan produk dan solusi inovatif Huawei.
 
Komputasi cloud, storage, produk SDN, solusi Safe City dan Electric Power IoT dari Huawei telah banyak digunakan dalam berbagai sektor, termasuk keuangan, listrik, transportasi, keamanan masyarakat, edukasi dan media.
 
Grup bisnis konsumen Huawei juga berhasil mencapai pertumbuhan yang stabil di dunia. Produk-produk unggulannya, seperti smartphone P9, Mate 8 dan Honor V8 dan MateBook, laptop 2-in-1 pertama dari Huawei, telah digunakan oleh banyak orang di seluruh dunia.
 
Huawei juga telah menjadi salah satu merek terbaik di hampir 30 negara. MateBook kini tersedia di puluhan negara dan Huawei telah mengirimkan 108 juta unit smartphone pada tahun 2015, untuk pertama kalinya menembus batas 100 juta unit. Hingga 2021, pengiriman smartphone diperkiakan akan mengalami pertumbuhan pesat, yang akan memperkuat posisi Huawei sebagai merek smartphone global dunia.
 
"Naiknya peringkat kami di Interbrand memvalidasi strategi Huawei untuk fokus memberikan teknologi terbaru untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen kami. Merek Huawei semakin dikenali dan dihargai oleh konsumen di dunia," kata Chief Marketing Officer of Huawei Consumer Business Group, Glory Zhang. "Huawei menjaga keseimbangan sebagai inovator handal dan penantang baru dalam pasar global dan kami telah meraih sukses dengan fokus pada R&D, kualitas produk dan kepuasan pelanggan."
 
Sebagai perusahaan pemimpin di bidang teknologi, Huawei menggunakan lebih dari 10 persen pendapatan penjualan tahunannya untuk riset dan pengembangan dan telah membangun 16 pusat riset di dunia. Di antaranya adalah Huawei Aesthetics Research Center di Paris, yang merupakan tempat untuk merek mewah Perancis bekerja sama dengan teknisi Huawei untuk menggabungkan teknologi dan tren fesyen masa depan.
 
Pusat R&D Huawei terbaru adalah Max Berek Innovation Lab di Wetzler, Jerman. Di sini, Huawei dan Leica bekerja sama untuk mengembangkan teknologi untuk meningkatkan kualitas kamera dan gambar dari smartphone. Huawei juga memiliki lebih dari 10 lab terbuka di Tiongkok, Eropa dan kawasan lain, tempat mereka bekerja dengan lebih dari 600 rekan.
 
Pada saat yang sama, Huawei telah meluncurkan Program Developer Enablement senilai USD1 miliar (Rp13 triliun) untuk mendukung rekan dan developer aplikasi.
 
(ABE)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif