Ilustrasi.
Ilustrasi.

Parrot Fokus Garap Drone Komersial

Teknologi drone
Ellavie Ichlasa Amalia • 21 Juli 2019 16:18
Jakarta:Parrot, perusahaan drone asal Prancis memutuskan untuk berhenti membuat drone mainan. Hal ini diungkapkan oleh juru bicara perusahaan pada hari Jumat.
 
"Parrot telah menghentikan produksi dan pengembangan semua drone kecuali Anafi dan variannya," kata juru bicara itu pada The Verge. Dia menambahkan, perusahaan tidak lagi memiliki stok drone Mambo atau Swing. Kabar ini pertama kali dilaporkan oleh The Wirecutter.
 
Parrot telah membuat drone mini Mambo dan Swing selama bertahun tahun sebelum mereka meluncurkan seri flagship Bebop dan Anafi. Meskipun pasar drone konsumen tengah tumbuh pesat, pasar itu didominasi oleh DJI, yang menguasai sekitar 75 persen dari pasar drone konsumen global.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Beberapa tahun belakangan, Parrot mulai fokus untuk mengembangkan drone untuk solusi komersial dan bukannya konsumen. Pada 2017, mereka mengumumkan bahwa mereka akan menjadi perusahaan yang menawarkan solusi drone yang komplit. Mereka melakukan ini untuk menghindari pertarungan langsung dengan DJI di pasar konsumen.
 
Parrot fokus untuk mengubah perusahaan, meski perubahan itu tidak mudah. Pendapatan perusahaan dari sektor komersial naik lima persen pada 2018. Namun, secara keseluruhan, pendapatan mereka turun 28 persen pada 2018 jika dibandingkan dengan pada 2017.
 
Tahun ini, Parrot telah membuat beberapa langkah untuk memantapkan mereka sebagai penyedia solusi drone untuk komersil. Pada Mei, mereka mendapatkan kontrak dengan militer Amerika Serikat dan mereka terus menyediakan lini Anafi untuk klien komersia.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif