CEO Telegram, Pavel Durov, pria kebangsaan Rusia yang pernah berkunjung ke Indonesia atas panggilan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menyampaikan pujian kepada DeepSeek lewat channel Telegram miliknya.
Tidak berfokus ke teknologi yang digunakan oleh DeepSeek AI, Durov menilai bahwa kehebatan AI buatan startup asal Tiongkok ini tidak terlepas dari sistem pendidikan di negar tersebut.
“Kehebatan efisiensi dari algoritma AI buatan Tiongkok tersebut tidak terlepas dari kemampuan matematika dan programming siswa di Tiongkok, yang sejak lama terlihat dari kompetisi olimpiade internasional,” tulis Durov.
“Sistem pendidikan mereka mendorong munculnya tingkat kompetisi antar siswa yang tinggi, prinsip ini sama dengan yang diterapkan era Soviet,” kata Durov.
Lebih lanjut, Durov menyebut bahwa sistem sekolah di negara ‘barat’ justru melarang perbandingan peringkat, hal tersebut diklaim untuk mengurangi tekanan yang diterima oleh siswa.
“Di sisi lain, sistem tersebut menunjukan penurunan motivasi siswa. Pemenang dan yang kalah seperti dua sisi koin, yang kalah tersingkir demikian juga dengan yang unggul,” tulisnya.
Durov menilai bahwa motivasi tinggi di sekolah seharusnya dianggap sebagai sebuah game kompetitif. Opsi untuk menghilangkan tingkat kompetitif justru membuat ambisi bersekolah di kalangan pendidikan menjadi tidak ada lagi.
“Makanya tidak heran ke sini semakin banyak anak-anak yang mencari sebuah kompetisi di dalam game, di sini mereka bisa melihat peringkat satu sama lain,” ujarnya.
“Menyampaikan ke siswa bahwa mereka semua adalah juara, terlepas dari keberhasilan mereka mungkin terdengar baik sampai realita akhirnya dirasakan mereka setelah lulus dari sekolah,” jelas Durov.
“Benchmark AI yang diperlihatkan oleh DeepSeek merupakan bukti dari penerapan sistem peringkat di publik, dan ke depannya akan semakin banyak yang menyusul. Jika Amerika Serikat tidak mereformasi sistem pendidikan mereka, maka Tiongkok dipastikan tumbuh mendominasi sektor AI,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News