Microsoft Security Experts
Microsoft Security Experts

Microsoft Security Experts Ingin Bantu Organisasi Bekerja Lebih Aman

Teknologi microsoft cyber security
Cahyandaru Kuncorojati • 11 Mei 2022 10:37
Jakarta: Microsoft mengumumkan penawaran layanan keamanan baru di bawah kategori layanan Microsoft Security Experts.
 
Security Experts ini diklaim mencakup tiga layanan baru—Microsoft Defender Experts for Hunting, Microsoft Defender Experts for Extended Detection and Response (XDR), Microsoft Security Services for Enterprise—serta dua layanan yang sebelumnya sudah ada, Microsoft Security Experts for Modernization dan Microsoft Security Experts for Incident Response.
 
Lanskap keamanan saat ini semakin menantang dan kompleks bagi semua pengguna. Berbagai ancaman tumbuh pada tingkat yang mengkhawatirkan selama setahun terakhir, dan kejahatan siber diperkirakan akan merugikan dunia sebesar USD10,5 triliun per tahun pada tahun 2025.
 
Angka ini meningkat dari USD3 triliun pada satu dekade sebelumnya dan USD6 triliun pada tahun 2021. Tahun lalu, Microsoft Security mengaku memblokir lebih dari 9,6 miliar ancaman malware dan lebih dari 35,7 miliar phishing serta email berbahaya lainnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Microsoft Security secara aktif melacak lebih dari 35 ransomware dan 250 pelaku ancaman dari negara, ransomware, serta aktivitas kriminal yang diawasi, dan telah memblokir lebih dari 900 upaya pencurian kata sandi setiap detiknya.
 
Vasu Jakkal, Vice President, Security, Compliance and Identity Microsoft mengatakan, semakin hari, semakin sulit bagi organisasi untuk membangun dan mengelola tim keamanan secara penuh, apalagi dengan terus berkembangnya keahlian yang dibutuhkan untuk memenuhi berbagai tuntutan keamanan saat ini.
 
"Microsoft Security Experts menggabungkan teknologi terlatih oleh pakar dengan layanan yang dipimpin manusia untuk membantu organisasi mencapai hasil kerja yang lebih aman, patuh, dan produktif. Visi kami adalah memberikan kategori layanan secara end-to-end, dari aspek keamanan, kepatuhan, identitas, manajemen, dan privasi.”
 
Microsoft merancang tiga layanan terkelola baru yang akan membantu mitra dan pelanggan untuk meningkatkan kinerja tim ahli mereka sesuai kebutuhan, tanpa harus menghadapi tantangan perekrutan dan pelatihan.
 
1. Microsoft Defender Experts for Hunting
Microsoft Defender Experts for Hunting diperuntukkan bagi pelanggan yang memiliki pusat operasi keamanan kuat, tetapi menginginkan bantuan Microsoft untuk secara proaktif mencari ancaman di seluruh data Microsoft Defender, termasuk endpoints, Office 365, aplikasi cloud, dan identitas.
 
Defender Experts for Hunting akan tersedia secara umum mulai pertengahan 2022, dan pelanggan yang tertarik dapat meminta untuk menjadi bagian dari masa pratinjau.
 
2. Microsoft Defender Experts for XDR
Microsoft Defender Experts untuk XDR tersedia bagi pelanggan yang perlu memperluas kapasitas pusat operasi keamanan mereka. Ini adalah layanan XDR terkelola yang melampaui endpoints untuk menyediakan deteksi dan respons di seluruh Microsoft 365 Defender, menyelidiki peringatan, dan menggunakan otomatisasi serta keahlian manusia untuk merespons insiden bersama tim keamanan organisasi.
 
Defender Experts untuk XDR akan memasuki masa pratinjau di akhir 2022.
 
3. Microsoft Security Services for Enterprise
Microsoft Security Services for Enterprise telah tersedia untuk perusahaan besar yang mencari layanan terkelola secara lebih komprehensif dari pakar Microsoft. Layanan komprehensif yang dipimpin pakar ini menggabungkan perburuan ancaman proaktif dan XDR terkelola, memanfaatkan informasi keamanan lengkap dan manajemen peristiwa (SIEM) Microsoft serta XDR stack untuk melindungi semua lingkungan cloud dan semua platform. 
 
Microsoft Security Services for Enterprise dijual melalui pernyataan kerja khusus dan sudah tersedia hari ini.
 
(MMI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif