Semua iPhone Kini tak Punya Headphone Jack

Ellavie Ichlasa Amalia 13 September 2018 16:12 WIB
appleiphone
Semua iPhone Kini tak Punya Headphone Jack
Apple iPhone XR. (Justin Sullivan/Getty Images/AFP)
Jakarta: Ketika Apple meluncurkan iPhone baru, maka ada satu tipe iPhone yang mereka berhenti produksi. Tahun ini bukanlah pengecualian.

Namun, tahun ini menjadi menarik karena kini Apple tidak lagi menjual iPhone yang masih memiliki port audio. 

Dengan iPhone Xs, Xs Max dan Xr sebagai iPhone terbaru, posisi iPhone 8 dan 7 turun satu tingkat. Itu berarti, Apple tidak akan lagi memproduksi iPhone SE dan 6s, menurut laporan Engadget


Melalui iPhone SE, Apple menunjukkan bahwa mereka bisa menanamkan hardware baru ke smartphone dengan bodi kecil. Meski memiliki bodi layaknya iPhone 5s, iPhone SE dilengkapi dengan hardware layaknya 6s.

Ponsel itu dijual pada 2016 dengan harga USD399, menjadikannya sebagai smartphone termurah yang pernah Apple buat. Sementara itu, iPhone 6s diperkenalkan pada 2015. Selain iPhone SE dan 6s, Apple juga berhenti memproduksi iPhone X, yang dirilis tahun lalu. 

Selain tidak lagi memproduksi iPhone dengan port audio, Apple kini juga tidak lagi memasukkan adapter dari port Lightning ke headphone jack pada paket penjualan iPhone terbarunya, seperti yang disebutkan oleh The Verge. 

Meskipun begitu, Apple masih menjual adapter itu di situsnya dengan harga USD9. Untungnya, Apple masih melengkapi iPhone dengan earphone yang menggunakan Lightning. 

Apple pertama kali menghilangkan headphone jack ketika mereka meluncurkan iPhone 7, lapor Ars Technica. Sejak saat itu, ada beberapa perusahaan pembuat Android yang meniru langkah Apple.

Meskipun begitu, tren ini mendapatkan banyak kritik. Menariknya, hilangnya port audio tidak memengaruhi penjualan iPhone. 



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.