Wistron menggunakan robot kolaboratif buatan Universal Robots. (Softpedia)
Wistron menggunakan robot kolaboratif buatan Universal Robots. (Softpedia)

Manfaat Penggunaan Robot di Perusahaan Manufaktur

Ellavie Ichlasa Amalia • 16 Oktober 2015 13:33
medcom.id: Wistron adalah perusahaan manufaktur yang ada di bawah naungan Acer. Wistron juga merupakan perusahaan pertama yang menggunakan robot kolaboratif buatan Universal Robots (UR) dalam lini perakitan laptop mereka.
 
Sejak bulan Februari lalu, Wistron telah membeli 60 pasang robot dari UR untuk melakukan berbagai kegiatan yang monoton untuk pekerja manusia seperti memegang komponen dan mengunci sekrup. Robot ini juga digunakan untuk mengerjakan pekerjaan yang dirasa berbahaya, seperti mengkoordinasi mesin-mesin bertemperatur tinggi.
 
Dengan robot buatan UR, Wistron dapat mengadopsi proses otomatisasi yang lebih baik karena robot-robot buatan UR dapat digunakan berdampingan dengan manusia bahkan tanpa keberadaan pagar pengaman. 

"Robot-robot buatan UR tidak memerlukan ruangan besar untuk bekerja. Mereka juga sangat aman," kata Congyao Zhang, Manufacturing Technology Director, Wistron. "Karena itu, kami dapat merealisasikan lini produksi yang sangat fleksibel dan stabil."
 
Pihak Wistron menyebutkan, sejak menggunakan robot-robot buatan UR, mereka dapat mengalokasikan pekerja mereka dengan lebih efisien karena pekerjaan sederhana dan monoton dapat dikerjakan oleh robot. Pekerja manusia dapat ditugaskan untuk melakukan tugas-tugas lain yang lebih memerlukan perhatian dan pemikiran lebih. Pada akhirnya, hal ini akan membantu perusahaan untuk mengurangi biaya tenaga kerja.
 
Robot UR juga mudah untuk dipelajari dan mudah untuk dioperasikan. Hal ini, Wistron menjelaskan, berarti perusahaan dapat menghemat biaya pelatihan. Penggunaan robot juga membantu Wistron untuk meningkatkan produksi mereka.
 
"Dengan menggunakan robot, kami dapat meningkatkan jumlah dan kualitas produk. Selain itu, kami juga tidak perlu khawatir akan kekurangan tenaga kerja, melatih pekerja yang belum berpengalaman atau terjadinya human error alias kesalahan manusia," kata Zhang.
 
Pihak UR menjelaskan, penggunaan robot kolaboratif lebih mudah daripada pengoperasian robot industri tradisional. James Taylor, General Manager, Universal Robots Shanghai berkata, "Biaya pembuatan robot terus menurun setiap tahun. Karena itu, kami yakin akan prospek dari pasar robot kolaboratif. Selain itu, robot kolaboratif tidak memerlukan pemagaran sehingga ia dapat bekerja berdampingan dengan pekerja manusia."
 
Zhang juga menyebutkan niatnya untuk membeli lebih banyak robot dari UR. "Tahun ini, kami ingin membeli robot-robot baru dari UR. Diperkirakan, jumlahnya lebih dari 120 unit," kata Zhang.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan