Bukalapak mengaku tengah menunggu keputusan Bank Indonesia soal perizinan Buka Dompet.
Bukalapak mengaku tengah menunggu keputusan Bank Indonesia soal perizinan Buka Dompet.

Bukalapak Tidak Tutup Peluang Soal Opsi Pembayaran

Teknologi bukalapak
Lufthi Anggraeni • 10 Januari 2019 16:50
Jakarta: Bukalapak dikabarkan tengah dalam tahap diskusi bekerja sama dengan perusahaan teknologi finansial sebagai opsi pembayaran. Namun, Bukalapak masih enggan berbagi informasi terkait dengan daftar fintech ini.

Bukalapak juga menyebut masih menunggu keputusan dari Bank Indonesia terkait dengan perizinan untuk Buka Dompet yang didaftarkan sebelumnya, yang mengalami perubahan akibat kehadiran peraturan baru yang diumumkan pada pertengahan tahun 2018 lalu.

“Dari aturan baru itu ada hal-hal yang harus kita improve dan kita dalami. Kemarin sudah kita penuhi, kita summit dan kita lihat. Mereka SOP nya tiga bulan kalau tidak salah. Saya lupa 2 atau 3 bulan. Kita mudah-mudahanan secepatnya,” ujar Presiden Bukalapak Fajrin Rasyid.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Sementara itu saat ini, Bukalapak telah bekerja sama dengan layanan dompet digital DANA. Disinggung soal target dengan layanan bertajuk Buka Dana ini, Fajrin mengaku belum menentukan dan masih mendalami kebutuhan dari pelanggan. Namun, kerja sama dengan DANA ini disebut Fajrin tidak menutup peluang Bukalapak untuk bekerja sama dengan pihak penyedia layanan sejenis lainnya. Fajrin menyebut Bukalapak baru saja bekerja sama dengan BCA untuk BCA one klik.

Bukalapak juga memiliki fitur akun virtual hasil kerja sama dengan BRI Syariah. Dengan sejumlah opsi tersebut, Fajrin turut menyebut masih mempertimbangkan untuk menghadirkan saluran pembayaran lain di luar dompet digital.


(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi