AMD menyoroti sejumlah hambatan utama yang sering dialami perusahaan, mulai dari sulitnya mengonversi investasi AI menjadi keuntungan bisnis yang terukur, kompleksitas dalam menjalankan model bahasa besar dan beban kerja multi-agent di skala produksi, hingga keterbatasan ekosistem tertutup yang menimbulkan risiko ketergantungan pada penyedia tunggal. Selain itu, biaya yang tidak terduga serta infrastruktur yang terfragmentasi membuat banyak sumber daya GPU terbuang percuma.
Untuk menjawab masalah tersebut, AMD menghadirkan empat komponen inti dalam Enterprise AI Suite. Pertama, Solution Blueprints yang menyediakan desain siap pakai untuk berbagai kasus bisnis. Kedua, Inference Microservices berupa kontainer teroptimasi untuk perangkat keras AMD yang mendukung model terbuka dan API kompatibel dengan OpenAI.
Ketiga, AI Workbench yang menawarkan ruang kerja dinamis untuk pengembangan, penyempurnaan, dan penerapan inferensi. Keempat, Resource Manager yang berfungsi mengoptimalkan penggunaan GPU dengan penjadwalan cerdas, manajemen kuota, serta integrasi Ray untuk distribusi beban kerja.
Dengan pendekatan ini, AMD menjanjikan percepatan waktu menuju produksi, skalabilitas beban kerja AI, arsitektur terbuka yang fleksibel, serta biaya yang lebih dapat diprediksi. Perusahaan dapat mengurangi siklus pengembangan, mempercepat penciptaan nilai bisnis, dan menghindari ketergantungan pada penyedia tunggal.
Peter Sarlin, CEO sekaligus Co-founder AMD Silo AI, menekankan bahwa platform ini memungkinkan perusahaan beralih dari bare metal compute ke perangkat lunak AI siap produksi hanya dalam hitungan menit.
Sementara itu, Dan McNamara, SVP dan GM Compute and Enterprise AI AMD, menegaskan bahwa pelanggan menginginkan pendekatan terbuka dan tanpa biaya untuk mengadopsi AI secara mulus.
Enterprise AI Suite pertama kali tersedia dalam versi early access bersama ROCm 7 pada September 2025 dan akan terus dikembangkan untuk menjawab kebutuhan industri. Dengan strategi ini, AMD berharap dapat membantu perusahaan menjadikan AI sebagai keunggulan kompetitif di era digital, sekaligus memperkuat posisinya sebagai mitra teknologi yang relevan bagi bisnis di seluruh dunia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
Viral! 18 Kampus ternama memberikan beasiswa full sampai lulus untuk S1 dan S2 di Beasiswa OSC. Info lebih lengkap klik : osc.medcom.id