Uber akan mendonasikan Rp67,5 miliar untuk mencegah pelecehan seksual dan KDRT.
Uber akan mendonasikan Rp67,5 miliar untuk mencegah pelecehan seksual dan KDRT.

Uber akan Sumbang Rp67,5 Miliar Demi Cegah Pelecehan Seksual

Ellavie Ichlasa Amalia • 07 November 2017 11:06
medcom.id: Usaha Uber untuk memperbaiki budaya perusahaan kini mencakup memberikan donasi untuk tujuan yang baik.
 
Perusahaan transportasi berbasis aplikasi itu telah berjanji bahwa mereka akan memberikan USD5 juta (Rp67,5 miliar) selama 5 tahun untuk berbagai organisasi yang membantu pencegahan pemerkosaan dan kekerasan rumah tangga.
 
Donasi pertama akan diberikan pada grup seperti A Call to Men, National Network to End Domestic Violence dan NO MORE, dengan fokus untuk mengatasi kurangnya pendanaan pada organisasi-organisasi yang mendukung hak orang terpinggirkan. 

Seperti yang disebutkan oleh Engadget, keputusan Uber ini bisa saja dianggap sebagai langkah PR untuk memperbaiki reputasinya. Selama ini, Uber memiliki reputasi akan budaya seksisme di kalangan para eksekutifnya.
 
Selain itu, Uber juga memiliki masalah dengan pengendaranya, mulai dari pengendara yang melakukan pelecehan pada penumpang sampai pemerkosaan. 
 
Ini juga adalah waktu yang tepat untuk menunjukkan bahwa Uber melawan pelecehan seksual, mengingat skandal Harvey Weinstein telah mendorong banyak orang untuk menceritakan tentang pelecehan seksual dan pemerkosaan yang mereka alami.
 
Uber tampaknya ingin menunjukkan bahwa mereka sadar akan masalah ini. Pada saat yang sama, ini merupakan usaha Uber untuk memperbaiki budaya perusahaan, terutama sejak Travis Kalanick, pendiri yang pernah menjabat sebagai CEO, mengundurkan diri.
 
Uber menyebut mereka telah mengambil beberapa langkah nyata untuk mengatasi seksisme, pelecehan dan pemerkosaan, termasuk latihan kesadaran untuk para eksekutif dan representasi dari customer support. 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan