Tren BYOD turut menjadi celah kejahatan siber.
Tren BYOD turut menjadi celah kejahatan siber.

Celah Keamanan Siber Selalui Hantui Tren BYOD

Lufthi Anggraeni • 23 Maret 2016 18:31
medcom.id, Jakarta: Tren Bring Your Own Device yang semakin populer turut menjadi celah penyebaran kejahatan siber. Hal ini diutarakan Country Manager Trend Micro Indonesia, Andreas Kagawa, pada pengumuman laporan terkait kejahatan siber di 2015.
 
"Bring Your Own Device tujuannya untuk membuat semakin produktif, supaya bisa kerja dimana saja dan kapan saja. Namun, hal ini justru menghadirkan kerentanan terkait dengan keamanan dari tindak kejahatan siber," ujar Andreas.
 
Kemampuan terhubung dengan jaringan internet di berbagai pihak, jelas Andreas, memberikan keleluasaan bagi pegawai untuk dapat mengakses atau melakukan transaksi terkait pekerjaan mereka. Andreas menyebut, umumnya jaringan di lokasi-lokasi keramaian tidak memiliki sistem keamanan yang ketat.

Hal ini disebut menjadi salah satu celah yang sering dimanfaatkan pelaku kejahatan siber. Karenanya, untuk menghindari hal tersebut, pegawai perlu menerapkan sistem pengamanan berlapis pada perangkatnya.
 
Walaupun seluruh produsen perangkat mobile telah melengkapi perangkatnya dengan sistem pengamanan tersendiri, kehadiran sistem pengamanan tambahan untuk mobilitas juga dinilai Andreas penting untuk dilakukan.
 
Selain itu, Andreas juga menekankan pentingnya melakukan backup pada data yang dimiliki. Hal ini untuk menghindari data penting hilang dan tidak dapat diakses jika perangkat terserang kejahatan siber atau jika perangkat hilang.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA