YouTube memungkinkan pengguna versi Premium untuk melakukan zoom in pada video.
YouTube memungkinkan pengguna versi Premium untuk melakukan zoom in pada video.

YouTube Mungkinkan Pengguna Android Zoom In Video

Lufthi Anggraeni • 06 Agustus 2022 09:40
Jakarta: YouTube kerap menambahkan fungsi baru pada halaman fitur eksperimental miliknya. Sejumlah pelanggan premium kini dimungkinkan untuk melakukan zoom in dengan gestur cubit untuk melihat secara lebih dekat bagian dari video yang tengah ditonton.
 
Mengutip GSM Arena, fitur zoom ini berbeda dari gestur yang dapat digunakan oleh seluruh pengguna, baik pengguna versi berbayar maupun versi gratis, untuk memenuhi layar dengan satu cubitan.
 
Fitur zoom ini hanya tersedia di aplikasi YouTube versi Android pada menu manfaat Your Premium dalam pengaturan profil. fitur cubit untuk melakukan zoom atau Pinch-to-Zoom tersedia sebagai bagian dari program demonstrasi hingga tanggal 1 September.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Setelahnya, platform video ini diperkirakan akan memperkenalkan fitur tersebut secara resmi atau mengumumkannya pada tanggal peluncuran di kemudian hari jika mengalami permasalahan dengan fungsionalitas itu.
 
Sayangnya hingga saat ini, belum tersedia informasi mengenai peluang ketersediaan fitur ini untuk pengguna versi non-berlangganan. Sebelumnya, pada bulan Juni lalu, YouTube menggulirkan mode Picture-in-Picture (PiP) kepada pelanggan Premium di iPhone dan iPad di pasar Amerika Serikat (AS).
 
Kemudian, pada pertengahan bulan Juli, YouTube mengumumkan fitur ini mulai digulirkan ke seluruh perangkat iOS dan iPadOS 15.0 dan terbaru. Pengguna YouTube Premium di seluruh dunia akan dapat memutar konten musik dan non-musik dalam mode PiP di iPhone dan iPad.
 
Artinya pengguna dapat menonton video dalam jendela berukuran kecil dan melayang, sembari menjelajahi aplikasi lain di perangkat. Namun, untuk pengguna non-Premium, mode PiP akan tersedia secara gratis hanya di pasar AS dan hanya untuk konten non-musik.
 
Sementara itu, malware jenis baru yang kerap digunakan untuk mencuri informasi bernama YTStealer kini marak beredar di internet. Malware ini dilaporkan saat ini tengah menjadikan konten kreator di platform YouTube sebagai targetnya.
 
Malware ini digunakan peretas untuk mencuri token autentikasi milik kreator konten YouTube dan membajak saluran mereka. Menurut laporan Intezer, fokus pada satu target memungkinkan kreator YTStealer untuk membuat operasi pencurian token korban lebih efektif.
 
(MMI)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif