LG Bakal Ungkap Ponsel Lipat di CES 2019
Evan Blass menyebut LG akan ungkap smartphone lipat di ajang CES 2019.
Jakarta: Tahun 2019 akan menjadi tahun kemunculan ponsel dengan panel layar fleksibel dan berdesain lipat.

Samsung telah mengindikasikan akan segera mengumumkan ponsel Galaxy fleksibel, namun LG dirumorkan akan mengalahkan Samsung dalam hal kecepatan peluncurannya.

Menurut tweet terbaru Evan Blass, LG tengah bersiap untuk mengungkap smartphone revolusioner karyanya pada ajang CES tahun 2019 mendatang. Produk ini akan diperkenalkan pada acara pembukaan ajang pameran teknologi besar tahunan di Amerika Serikat tersebut.


Berdasarkan informasi dokumen paten yang mendapatkan persetujuan dari US Patent and Trademark Office pada akhir tahun 2017, smartphone ini akan mengusung desain lipat secara horisontal. Desain serupa juga diterapkan Samsung pada smartphone lipatnya.

Rumor yang beredar menyebut LG berencana untuk memasok panel OLED berkemampuan lipat karyanya kepada Lenovo dan Dell, untuk mendukung produksi tablet fleksibel. Produksi tablet ini secara teknis disebut lebih sulit jika dibandingkan dengan panel smartphone.

GSM Arena menilai cukup masuk akal jika LG telah siap, atau setidaknya bersiap untuk menghadirkan smartphone fleksibel berfitur lengkap. Rumor yang diunggah Blass tersebut dinilai cukup dapat dipercaya mengingat Blass telah dikenal sebagai salah satu leakster dengan informasi tergolong akurat.

Sebelumnya, LG baru saja memperkenalkan TV OLED 4K baru. Seri LG 55B8 ini memiliki layar dengan ukura 55 inci yang sudah dilengkapi dengan teknologi HDR.

TV ini menggunakan layar OLED (Organic Light Emitting Diode). Piksel pada layar OLED dapat mengatur tingkat pencahayaannya tanpa bantuan backlight layaknya layar LED.

Sementara itu, setelah peluncuran LG V40 ThinQ di Korea Selatan, President dan Chief Executive Officer LG Mobile Hwang Jeong-Hwan mengklaim bahwa LG merupakan satu dari dua atau tiga perusahaan yang saat ini berkemampuan untuk merilis smartphone siap 5G, dan akan mengurangi kerugian yang dialaminya di divisi perangkat mobile.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.