Pembaruan yang diumumkan pada bulan Oktober 2026 mencakup kemampuan mengedit berkas Word, Excel, dan PowerPoint secara langsung, mendelegasikan pekerjaan sederhana kepada Copilot, serta membuat laporan interaktif.
Sejumlah fitur tersebut diperkenalkan melalui program pratinjau Frontier. Langkah ini memperkuat peran Copilot Notebooks sebagai ruang kerja berbasis AI untuk mengumpulkan referensi, memahami konteks proyek, dan mengolah informasi menjadi hasil kerja.
Mengutip Digital Trends, Microsoft mengembangkan pendekatan tersebut agar pengguna dapat melanjutkan proses setelah menerima jawaban dari AI, tanpa harus berpindah-pindah aplikasi untuk menyusun keluaran berikutnya.
Dalam dokumentasi resminya, Microsoft menjelaskan bahwa Copilot Notebooks memungkinkan pengguna menggabungkan percakapan, dokumen, halaman, catatan rapat, tautan, dan referensi lain dalam satu ruang kerja.
Copilot kemudian dapat menggunakan materi yang dipilih tersebut untuk memberikan jawaban lebih sesuai dengan konteks pekerjaan.

Copilot Notebooks Bisa Mengedit Berkas Office
Salah satu pembaruan utama adalah kemampuan mengerjakan berkas Word, Excel, dan PowerPoint secara langsung melalui pengalaman Copilot Notebooks. Integrasi ini memungkinkan pengguna bergerak dari tahap memahami informasi menuju penyusunan hasil kerja dengan lebih praktis.Sebelumnya, Copilot Notebooks berfungsi sebagai ruang untuk mengumpulkan referensi, mengajukan pertanyaan, dan menghasilkan jawaban berdasarkan materi yang telah dimasukkan. Dengan dukungan penyuntingan Office, proses tersebut dapat dilanjutkan ke pembuatan atau penyempurnaan dokumen, lembar kerja, dan presentasi.
Kemampuan ini berpotensi membantu pengguna yang mengerjakan proyek dengan banyak sumber informasi. Misalnya, materi riset yang dikumpulkan dalam satu notebook dapat menjadi dasar untuk menyusun dokumen Word, mengolah data dalam Excel, atau menyiapkan presentasi PowerPoint.
Pengguna tetap perlu memeriksa hasil akhir untuk memastikan ketepatan data, struktur, dan isi dokumen. Selain itu, Microsoft juga telah mengembangkan kemampuan penyuntingan berbantuan Copilot di aplikasi Office.
Dalam dokumentasi dukungannya, Microsoft menjelaskan bahwa Copilot dapat membantu membuat, menyunting, menyempurnakan, dan memformat konten langsung di dokumen Word. Ketersediaan fitur bergantung pada lisensi dan tahap peluncuran.
Delegasikan Pekerjaan dan Buat Laporan Interaktif
Pembaruan Copilot Notebooks pada bulan Oktober 2026 juga mencakup kemampuan mendelegasikan pekerjaan sederhana kepada Copilot. Fitur ini ditujukan untuk membantu pengguna menangani sebagian tugas lanjutan setelah memperoleh jawaban, sehingga notebook tidak hanya berfungsi sebagai tempat bertanya dan membaca ringkasan.Microsoft turut memperkenalkan pembuatan laporan interaktif. Fitur tersebut memperluas kemungkinan penggunaan notebook untuk mengolah informasi menjadi materi yang dapat ditinjau dan digunakan kembali, bukan sekadar jawaban berbentuk teks.
Meski demikian, kemampuan yang diumumkan tidak berarti seluruh pekerjaan dapat diselesaikan secara otomatis tanpa campur tangan pengguna. Hasil yang dibuat AI tetap membutuhkan peninjauan, terutama ketika berkaitan dengan angka, keputusan bisnis, informasi sensitif, atau materi yang akan dibagikan kepada pihak lain.
Penting pula membedakan fitur yang sedang diperkenalkan dalam program Frontier dari fitur yang sudah tersedia secara luas. Program tersebut memberikan akses awal untuk mencoba inovasi Copilot, sedangkan kemampuan dan jadwal ketersediaannya dapat berubah selama pengembangan. Karena itu, tidak semua pengguna otomatis memperoleh akses pada waktu yang sama.
Notebook Menjadi Ruang Kerja Berbasis Konteks
Copilot Notebooks dirancang untuk mempertahankan konteks proyek dengan menyatukan materi yang relevan dalam satu ruang kerja. Pengguna dapat menambahkan dokumen Word, presentasi PowerPoint, lembar kerja Excel, halaman Copilot, dan referensi lain, lalu mengajukan pertanyaan berdasarkan sumber-sumber tersebut.Menurut dokumentasi Microsoft, jawaban Copilot Notebooks berlandaskan referensi yang dipilih pengguna. Materi juga dapat ditambahkan seiring perkembangan proyek, sehingga notebook bisa terus digunakan ketika informasi dan kebutuhan pekerjaan berubah.
Pengguna dapat menyesuaikan instruksi untuk mengarahkan cara Copilot menyajikan hasil, serta memanfaatkan ringkasan audio untuk memahami materi. Pendekatan ini relevan untuk pekerjaan yang melibatkan banyak dokumen dan berlangsung dalam beberapa tahap.
Tim riset, misalnya, dapat mengumpulkan laporan serta catatan rapat, meminta Copilot merangkum temuan, kemudian menggunakan hasilnya sebagai dasar untuk menyiapkan materi presentasi atau dokumen lanjutan.
Copilot Notebooks juga dapat digunakan melalui pengalaman Notebooks di aplikasi Microsoft Copilot maupun pengalaman yang lebih berfokus pada ruang kerja di OneNote. Microsoft menyatakan bahwa notebook yang sama dapat dibuka melalui kedua pengalaman tersebut sehingga pengguna dapat berpindah tanpa kehilangan konteks. Namun, akses tetap bergantung pada lisensi dan persyaratan layanan yang berlaku.
Akses dan Ketersediaan Fitur
Microsoft menyebut Copilot Notebooks tersedia bagi pengguna dengan lisensi Microsoft Copilot dan Copilot Chat tertentu. Akun juga memerlukan lisensi SharePoint atau OneDrive untuk membuat notebook. Layanan tersebut turut tersedia bagi pelanggan Microsoft 365 Personal, Family, Premium, dan Pro sesuai ketentuan yang berlaku.Namun, ketersediaan Copilot Notebooks tidak otomatis berarti semua fitur terbaru dapat digunakan oleh setiap pelanggan. Microsoft menerapkan peluncuran bertahap dan menyediakan sejumlah kemampuan baru melalui Frontier.
Pengguna perlu memeriksa lisensi, pengaturan akun, dan status peluncuran untuk mengetahui fitur yang sudah tersedia bagi mereka. Perluasan fungsi ini memperlihatkan arah pengembangan Copilot dari asisten yang menjawab pertanyaan menjadi ruang kerja yang membantu mengubah informasi menjadi hasil konkret.
Integrasi dengan Word, Excel, dan PowerPoint berpotensi mengurangi perpindahan antaraplikasi, sedangkan fitur delegasi dan laporan interaktif memperluas pekerjaan yang dapat dilakukan dalam satu alur. Meski demikian, manfaat akhirnya bergantung pada kualitas referensi, kemampuan fitur yang tersedia, dan pemeriksaan pengguna terhadap hasil yang dihasilkan.
Dengan pendekatan tersebut, Microsoft ingin menjadikan Copilot Notebooks sebagai bagian dari proses kerja lebih utuh, dari mengumpulkan informasi hingga menyiapkan keluaran yang dapat digunakan.