Lenovo memperingatkan harga komponen gaming dan PC bisa naik akibat krisis pasokan CPU, GPU, DRAM, dan NAND di tengah pembangunan infrastruktur AI global.
Lenovo memperingatkan harga komponen gaming dan PC bisa naik akibat krisis pasokan CPU, GPU, DRAM, dan NAND di tengah pembangunan infrastruktur AI global.

Lenovo Beri Tanda Harga Komponen Gaming Segera Naik

Cahyandaru Kuncorojati • 11 Februari 2026 13:09
Ringkasnya gini..
  • Lenovo memperingatkan harga komponen PC dan gaming berpotensi naik akibat tekanan rantai pasok dan pembangunan infrastruktur AI global.
  • Stok komponen saat ini disebut memiliki harga paling kompetitif untuk 6–12 bulan ke depan.
  • Kekurangan DRAM dan NAND diperkirakan berlanjut hingga beberapa tahun mendatang.
Jakarta: Industri PC dan komponen gaming disebut sedang menghadapi tekanan pasokan yang berpotensi mendorong kenaikan harga dalam beberapa waktu ke depan. Lenovo bahkan mengingatkan konsumen dan mitra distribusi untuk mempertimbangkan pembelian perangkat keras lebih cepat sebelum harga meningkat.
 
Peringatan ini muncul di tengah meningkatnya kebutuhan infrastruktur komputasi global, terutama untuk mendukung perkembangan teknologi AI, yang ikut memengaruhi rantai pasok komponen seperti CPU, GPU, memori, dan penyimpanan.
 
Presiden Lenovo Amerika Utara, Ryan McCurdy, menjelaskan bahwa kondisi harga saat ini kemungkinan menjadi salah satu yang paling kompetitif sebelum terjadi perubahan di pasar, dikutip dari laporan WCCF Tech.

“Jika infrastruktur menjadi faktor penting dalam tiga, enam, hingga 12 bulan ke depan, dan sensitivitas harga sangat tinggi, maka kita berada dalam situasi di mana perlu bertindak cepat karena stok yang saat ini tersedia di distributor dan mitra kami memiliki harga produk yang paling menarik untuk enam hingga 12 bulan ke depan,” kata McCurdy.
 
Pernyataan tersebut mengindikasikan bahwa stok komponen yang beredar saat ini kemungkinan merupakan periode harga terbaik sebelum tekanan pasokan semakin terasa di pasar.
 
Laporan industri juga menyebutkan bahwa ketersediaan perangkat keras mulai menurun dengan cepat. Seorang system integrator di Amerika Serikat, yang tidak disebutkan namanya, mengatakan bahwa ketersediaan hardware berkurang pada tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya.
 
Ia menilai dalam jangka panjang ketersediaan komponen bisa menjadi masalah yang lebih besar dibandingkan harga. Kondisi ini berkaitan dengan perubahan besar di industri PC yang dipicu pembangunan infrastruktur komputasi global untuk AI.
 
Dalam beberapa laporan sebelumnya, disebutkan bahwa komponen seperti CPU, GPU, DRAM, dan NAND mengalami kenaikan harga sekaligus keterbatasan pasokan. Situasi ini diperkirakan masih akan berlangsung dalam beberapa kuartal ke depan.
 
Bahkan, kekurangan pasokan DRAM diprediksi belum akan membaik setidaknya hingga 2027, sementara kondisi serupa juga terjadi pada NAND.
 
Bagi gamer dan pengguna PC yang berencana melakukan upgrade, kondisi ini membuat keputusan pembelian menjadi lebih strategis. Kenaikan harga komponen sudah mulai terlihat, dan ketersediaan produk menjadi faktor yang semakin penting.
 
Dengan peringatan dari produsen besar seperti Lenovo, pasar PC diperkirakan akan memasuki periode penyesuaian harga dan pasokan yang lebih ketat, terutama seiring meningkatnya kebutuhan komputasi untuk teknologi AI.
 
Situasi tersebut membuat banyak pengguna harus mempertimbangkan apakah melakukan upgrade sekarang lebih menguntungkan dibanding menunggu pasar kembali stabil.
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA