Situs PeduliLindungi
Situs PeduliLindungi

Situs PeduliLindungi Sudah Aktif, Apa Fungsinya?

Teknologi Kominfo teknologi Virus Korona aplikasi
Lufthi Anggraeni • 28 Maret 2020 17:25
Jakarta: Pemerintah lewat Kementerian Komunikasi dan Informatika telah mengeluarkan peraturan khusus untuk menangani dan mencegah penyebaran virus korona.
 
Kementerian Komunikasi dan Informatika secara resmi menerbitkan peraturan Kementerian No.159 Tahun 2020. Peraturan ini berlaku secara darurat di tengah penanganan pandemi virus Korona di Indonesia.
 
Peraturan ini menekankan pada pemantauan dan pengawasan masyarakat untuk penanggulangan dan pencegahan penyebaran virus Korona. “Peraturan ini meliputi pengawasan, penelusuran dan pencegahan,” kata Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate, dalam konferensi pers daring di Jakarta, Kamis, 26 Maret 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Aplikasi tersebut akan membantu masyarakat untuk saling menjaga dan melindungi agar penularan Covid-19 bisa dihentikan.
 
"Dibuat oleh anak negeri kita dan didedikasikan untuk negara dalam menghadapi darurat dan keadaan luar biasa nasional dan global," ungkap Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate dalam pesan singkat kepada Medcom.id.
 
Seperti yang telah disampaikan sebelumnya, aplikasi ini tercipta untuk melindungi pasien positif, ODP, PDP, suspect, maupun masyarakat luas. Tidak hanya pasien positif, ODP, PDP dan Suspect, tapi seluruh masyarakat juga bisa memasangnya di smartphone.
 
Situs pedulilindungi.id sudah aktif. Begitu mengaksesnya, masyarakat dapat langsung melihat ajakan untuk mengunduh langsung.
 
Saat ini aplikasi PeduliLindungi belum tersedia di Play Store dan App Store, sehingga pengguna diajak untuk langsung mengunduh instalasi berbentuk .apk dari situs ini. Proses pemasangan dapat dilakukan langsung via peramban ponsel Android.
 
“Aplikasi ini melindungi diri Anda, keluarga Anda, dan orang terdekat lainnya, serta menghentikan penyebaran COVID-19 dengan mengandalkan partisipasi masyarakat untuk saling membagikan data lokasinya saat bepergian agar penelusuran riwayat kontak dengan penderita COVID-19 dapat dilakukan,” seperti yang tertera pada situs PeduliLindungi.
 
Bagaimana cara kerjanya? PeduliLindungi menggunakan data yang diproduksi oleh smartphone lewat bluetooth aktif untuk merekam informasi yang dibutuhkan. “Ketika ada perangkat lain dalam radius bluetooth yang juga terdaftar di PeduliLindungi, akan terjadi pertukaran ID anonim yang akan direkam oleh gadget masing-masing.”
 
Aplikasi PeduliLindungi selanjutnya akan mengidentifikasi orang- orang yang pernah berada dalam jarak dekat dengan orang yang dinyatakan positif COVID-19 atau PDP (Pasien Dalam Pengawasan) dan ODP (Orang Dalam Pengawasan).
 
Hal ini diklaim akan sangat membantu ketika orang tersebut tidak dapat mengingat riwayat perjalanan dan dengan siapa saja dia melakukan kontak.
 
Terkait privasi, PeduliLindungi menyebut akan menjamin kerahasiaan data. “Data Anda disimpan aman dalam format terenkripsi dan tidak akan dibagikan kepada orang lain. Data Anda hanya akan diakses bila Anda dalam risiko tertular COVID-19 dan perlu segera dihubungi oleh petugas kesehatan.”
 
Nama PeduliLindungi masih sementara, dan akan dimintakan persetujuannya kepada Presiden Joko Widodo. "Kita berharap Beliau yang akan memberikan nama resminya nanti," pungkas Johnny.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif