Ilustrasi Deep Web dari Trend Micro
Ilustrasi Deep Web dari Trend Micro

Sekilas Mengenal Deep Web

Mohammad Mamduh • 04 Juli 2015 12:24
medcom.id: Menilik kembali ke tahun 2013, investigasi selama dua tahun yang berujung pada kasus penggerebekan Silk Road di tahun tersebut, akhirnya berhasil menjerat Ross Ulbricht, aka Dread Pirate Roberts (DPR)—pendiri dan otak di balik pasar gelap yang memperdagangkan narkotika di ranah Deep Web—dengan putusan hukuman penjara seumur hidup di bulan Mei 2015. Namun, apakah sebenarnya Deep Web? Berikut penjelasan dari Trend Micro.
 
Singkatnya, Deep Web merupakan bagian dari Internet yang tak terindeks. Deep Web kasat mata bagi pengguna biasa, karena halaman dan elemen di dalamnya tak mudah dijangkau menggunakan perambah biasa. Deep Web seringkali diasosiasikan sebagai TOR, Freenet, maupun jaringan-jaringan lain yang mendukung anonimitas.
 
Ketiganya dapat disebut pula sebagai darknet, dan merupakan bagian dari Dark Web—yakni bagian tertentu dari Deep Web yang membutuhkan tools yang canggih atau perangkat khusus untuk bisa mengaksesnya.

Deep Web dapat pula digambarkan sebagai operasi bawah tanah bila menilik dari skala, perilakunya yang cepat berubah-ubah, serta akses yang digunakannya untuk menerobos. Bahkan, bagian-bagian tertentu dari Deep Web tersebut mustahil dapat dijangkau melalui sarana tradisional kebanyakan, sehingga membuatnya bak surga bagi para penjahat siber atau mereka yang membutuhkan ajang untuk melakukan perdagangan barang haram maupun memperjualbelikan layanan secara ilegal
 
Narkotika, contohnya, bisa dengan mudah diperoleh di Deep Web. Namun, barang selundupan semacam narkotika tersebut, bukan merupakan satu-satunya komoditi yang banyak diminati dan diperdagangkan di Deep Web. Berikut beberapa barang haram dan kegiatan illegal yang dijalankan di ranah Deep Web:
 
- Layanan pencucian uang dan Bitcoin
- Jual-beli barang curian
- Perdagangan passport dan kewarganegaraan secara ilegal
- Bocoran informasi mengenai pemerintah, aparat penegak hukum, maupun selebritas
- Jasa pembunuhan
 
Perlu dicatat, bahwa item-item tersebut hanya sebagian saja dari apa yang diperdagangkan di ranah Deep Web. Selain untuk ajang memperdagangkan barang haram dan layanan illegal, para penjahat siber juga memanfaatkan Deep Web sebagai sarana untuk melancarkan aksi mereka.
 
Trend Micro sendiri pernah mencium adanya upaya para penjahat siber tersebut untuk memanfaatkan TOR sebagai bagian dari konfigurasi serangan malware dalam serangkaian kejadian ancaman keamanan yang masyhur, seperti VAWTRAK dan CryptoLocker. Hal tersebut supaya langkah kejahatan yang mereka tempuh tidak mudah terendus.
 
Laporan hasil riset Below the Surface: Exploring the Deep Web yang disampaikan Trend Micro menyuguhkan gambaran adanya dua sisi mata uang dalam Deep Web—kemampuannya untuk melindungi dan menyuguhkan anonimitas kepada pengguna supaya dapat leluasa dalam berkomunikasi, serta jauh dari sensor dan pantauan pihak berwenang.
 
Namun di sisi lain, dapat digunakan sebagai sarana untuk mendukung pergerakan haram dan aksi-aksi kejahatan bawah tanah. Laporan tersebut juga memuat tentang bagaimana dampak nyata yang mungkin timbul di dunia nyata, serta menawarkan pandangan-pandangan dan prakiraan mengenai evolusi Deep Web ke depannya.
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ABE)




TERKAIT

BERITA LAINNYA