Beli Saham Bank, LINE Mulai Perluas Layanan Fintech di Indonesia

Ellavie Ichlasa Amalia 29 Oktober 2018 11:43 WIB
line
Beli Saham Bank, LINE Mulai Perluas Layanan Fintech di Indonesia
LINE ingin menyediakan berbagai layanan perbankan digital.
Jakarta: Anak perusahaan LINE, LINE Finansial Asia mengakuisisi 20 persen saham dari Bank KEB Hana Indonesia. Selain membeli saham, LINE Finansial Asia juga berencana menyediakan berbagai layanan perbankan digital untuk masyarakat Indonesia. 

Pembelian saham ini menjadikan LINE Finansial Asia sebagai pemegang saham Bank KEB Hana terbesar kedua. Dengan ini, LINE tampaknya ingin bisa masuk ke layanan finansial digital di Indonesia. 

Indonesia memiliki lebih dari 260 juta penduduk. Sayangnya, geografi Indonesia yang berbentuk kepulauan menyebabkan bank-bank kesulitan untuk menjangkau seluruh masyarakat Indonesia. Namun, jumlah pengguna smartphone di Indonesia terus naik.


Saat ini, telah ada lebih dari 100 juta orang yang menggunakan media sosial. Ini menunjukkan besar potensi untuk perbankan digital untuk menjangkau orang-orang yang tidak bisa mendapatkan akses ke layanan perbankan konvensional. 

Bagi LINE Finansial Asia, pembelian saham merupakan cara meereka untuk menyediakan layanan teknologi finansial dan perbankan digital. Ini juga menjadi cara mereka untuk memperkuat posisi perusahaan di Indonesia.

Bersama dengan Bank KEB Hana, LINE Finansial Asia berencana menggunakan model penilaian kredit seperti deposito/kredit mikro. Selain itu, mereka juga akan menyediakan layanan pengiriman dan pembayaran. 

Sementara itu, keuntungan yang akan didapat oleh PT Bank KEB Hana adalah mendapatkan nasabah potensial dari pengguna aplikasi messaging LINE, meningkatkan dana simpanan dengan bunga rendah, dan memperkuat kemampuan digital marketing. 

"Melalui kerja sama dengan PT Bank KEB Hana Indonesia, kami akan meluncurkan layanan perbankan yang mudah digunakan serta inovatif di Indonesia," kata CEO LINE Finansial Asia, In Joon Hwang.

"Perjanjian ini merupakan langkah penting dalam menjadi pemimpin di industri mobile banking dan memperluas layanan fintech kami."



(MMI)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.