Dilaporkan bahwa Logitech sedang dalam tahap penawaran dan mengajukan nilai akusisi sebesar USD2,2 milair (Rp31,9 trilun), dan disebut sebagai tawaran akuisisi terbesar yang pernah dilakukan Logitech. Sementara nilai perusahaan Plantronics saat ini sebesar USD2 miliar (Rp29 triliun).
Diketahui bahwa usaha akusisi ini ternyata sudah dilontarkan sejak hari Jumat. Apabila diterima, minggu depan keduanya sudah mengumumkan kesepakatan.
Sejauh ini kedua belah pihak masih bungkam karena proses akusisi ini seharusnya bersifat rahasia. Setelah tersebar, dilaporkan harga saham Plantronics di bursa saham Amerika Serikat langsung meroket.
Namun, bisnis kedua perusahaan ini dikabarkan belakangan semakin lesu karena semakin banyak vendor yang awalnya perusahaan teknologi kemudian ikut memproduksi produk sejenis.
Logitech yang berdiri sejak tahun 1981 fokus memproduksi periferal seperti mouse dan keyboard kemudian, merambah ke audio lewat speaker dan kebutuhan rapat atau konferensi yang menyasar konsumen segmen bisnis.
Seiring tren esport, Logitech juga mulai merambah pasar gamer, salah satu straetginya dengan mengakusisi perusahaan ASTRO, produsen headset gaming.
Plantronics sendiri perusahaan periferal yang berfokus di produk audio seperti wireless headset, sistem komunikasi untuk konferensi di perusahaan serta software pendukung lainnya, Namun Plantroics sendiri lebih dikenal sebagai produsen headset audio premium.
Di tahun 1969, Plantronics menorehkan prestasi sebagai penyedia headset dan sistem komunikasi audio untuk astronot NASA yang kemudian digunakan oleh Neil Armstrong pada pendaratan pertama di Bulan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News