ASUS Rilis ZenBook Pro 15 UX580, Unggulkan ScreenPad
Acara peluncuran ASUS ZenBook Pro 15 UX580. (medcom.id)
Jakarta: ASUS resmi meluncurkan ZenBook Pro 15 UX580. Laptop ini pertama kali dipamerkan oleh ASUS dalam Computex yang diadakan di Taiwan pada awal Juni lalu.

ZenBook Pro 15 UX580 yang ASUS bawa Indonesia menggunakan prosesor Intel Core i7 8750H, meski laptop ini juga memiliki varian yang menggunakan prosesor Core i9.

Saat ditemui di Eastern Opulence, PC & ROG TPR Territory Marketing, ASUS Asia Pacific, Muhammad Firman mengatakan bahwa alasan ASUS membawa varian COre i7 adalah karena prosesor itu dirasa sudah cukup mumpuni.


Satu fitur unggulan yang membedakan laptop ini dari laptop lainnya adalah keberadaan screenpad berukuran 5,5 inci sebagai pengganti touchpad. ScreenPad ini memiliki berbagai fungsi yang bisa Anda gunakan sesuai kebutuhan. Misalnya, ia bisa berfungsi sebagai tombol numerik, melengkapi keyboard pada laptop.

Selain itu, ia juga bisa berfungsi sebagai layar kedua. Anda bisa menampilkan aplikasi yang sedang Anda buka pada ScreenPad dan mengakses aplikasi lain pada layar utama laptop.



Pada ScreenPad ini, Anda juga bisa mengakses beberapa aplikasi seperti kalkulator, kalender, dan pemutar musik.

Pria yang akrab dengan panggilan Firman ini juga menjelaskan, dengan aplikasi ASUS Sync, Anda akan bisa menyinkronkan tampilan smartphone pada laptop. Dengan begitu, Anda tidak perlu repot-repot memeriksa ponsel ketika ada pesan masuk.

Satu fitur lain yang diunggulkan oleh ASUS dari ZenBook Pro 15 UX580 adalah layarnya yang sudah divalidasi oleh Pantone.

"ZenBook menggunakan layar dengan Delta E kurang dari 2. Angka Delta E ini semakin kecil semakin bagus. Jadi, warna yang dihasilkan pada layar ZenBook Pro akan sesuai dengan warna aslinya," kata Firman.



Sebagai padanan dari Intel Core i7, ASUS memasang kartu grafis discrete NVIDIA GeForce GTX 1050, RAM DDR4 16GB, dan PCIe SSD sebesar 1TB.

Ditujukan untuk para kreator muda yang menyukai teknologi terbaru, ASUS sudah memasang layar 15,6 inci dengan resolusi 4K UHD. Laptop ini juga memiliki bezel yang tipis dengan perbandingan bodi dan layar sebesar 83 persen.

Terkait port, Anda akan menemukan 2 USB3.1 Type-C, 2 port USB 3.1, 1 HDMI, 1 port audio, 1 microSD Card reader, dan sensor sidik jari. ZenBook Pro UX580 memiliki bobot 1,88 kilogram.

Firman mengaku, ini bukan laptop tertipis atau teringan dari ASUS. Namun, dia merasa, dengan spesifikasinya yang tinggi, laptop ini masih cukup ringan.

ASUS ZenBook Pro 15 UX580 dihargai Rp35.999.000.



(MMI)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.