Dua tim terbaik Samsung Innovation Campus (SIC) Batch 7 (Foto: Medcom.id/Fany Wirda)
Dua tim terbaik Samsung Innovation Campus (SIC) Batch 7 (Foto: Medcom.id/Fany Wirda)

Samsung Innovation Campus Batch 7 Lahirkan Solusi AI dan Kesehatan untuk Indonesia

Muhammad Syahrul Ramadhan • 19 Februari 2026 17:29
Ringkasnya gini..
  • Samsung Innovation Campus (SIC) Batch 7 akhirnya mengumumkan tim terbaik.
  • Program SIC merupakan bentuk sustainable education movement di Indonesia.
  • Diperkenalkan dua tim terbaik yang mewakili dua kategori pendidikan berbeda.
Jakarta: Setelah melalui rangkaian sesi training intensif selama enam bulan, Samsung Innovation Campus (SIC) Batch 7 akhirnya mengumumkan tim terbaik yang berhasil menunjukkan inovasi, dedikasi, dan kemampuan luar biasa mereka. Program ini menjadi bukti nyata komitmen berkelanjutan dalam memperkuat keterampilan digital generasi muda Indonesia.
 
Ennita Pramono selaku Head of Corporate Citizenship Samsung Electronics Indonesia, menegaskan bahwa dalam program ini, teknologi tidak lagi dipandang sekadar sebagai alat. Menurutnya, teknologi adalah upaya untuk membuka peluang dan memberikan solusi di dunia nyata.
 
"Melalui program ini, bangsa Indonesia dibangun bukan hanya untuk menguasai teknologi, tetapi juga untuk berani berpikir kritis dan berkolaborasi sehingga dapat menciptakan perubahan nyata yang positif," ujar Ennita dalam acara pengumuman Tim Terbaik SIC Batch 7 di Jakarta, Kamis 19 Februari 2026.

Ia juga menambahkan bahwa program SIC merupakan bentuk sustainable education movement di Indonesia. Tujuannya adalah mencetak generasi yang siap menjadi pemimpin bangsa di masa depan melalui penguasaan teknologi dan inovasi.
 
Dalam sesi Exclusive Interview, diperkenalkan dua tim terbaik yang mewakili dua kategori pendidikan berbeda. Keduanya berhasil menjawab tantangan zaman dengan menciptakan inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Kategori Siswa (SMA/SMK/MA): Team Lumyx – SMA Darma Yudha, Pekanbaru


Team Lumyx berhasil menciptakan ALEX, sebuah Personal AI Companion. Inovasi ini dirancang khusus untuk memudahkan aktivitas harian penggunanya. Keunggulan utama ALEX adalah integrasinya yang efisien, sehingga pengguna tidak perlu lagi berpindah-pindah antar-aplikasi untuk menyelesaikan berbagai tugas digital mereka.  

Kategori Perguruan Tinggi: Team Outliers – Universitas Kristen Satya Wacana


Dari jenjang pendidikan tinggi, Team Outliers menghadirkan solusi kesehatan bernama Physiotrack. Aplikasi ini merupakan smart assistance untuk rehabilitasi pasca-stroke. Physiotrack memungkinkan pasien untuk melakukan latihan pemulihan di rumah secara terukur, namun tetap terpantau oleh terapis dari jarak jauh. Inovasi ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pemulihan pasien stroke di Indonesia.
 
Keberhasilan Team Lumyx dan Team Outliers menunjukkan bahwa generasi muda Indonesia memiliki potensi besar dalam menciptakan solusi berbasis teknologi yang solutif. Melalui program seperti Samsung Innovation Campus, proses pengembangan inovasi ini tidak hanya memperkuat hard skill digital, tetapi juga membangun karakter kolaboratif untuk masa depan Indonesia yang lebih cerdas.
 
(Fany Wirda Putri)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(RUL)




TERKAIT

BERITA LAINNYA