Tahun fiskal 2026 (FY26) menjadi momentum pertumbuhan yang sangat kuat, didorong oleh peningkatan jumlah pelanggan baru, perluasan kemitraan, serta inovasi berkelanjutan yang semakin mengukuhkan posisi Cloudera sebagai satu-satunya platform data dan AI hybrid di industri.
Dari sisi kinerja keuangan, Cloudera menutup FY26 dengan kinerja kuartal keempat terkuat selama ini, didorong oleh pertumbuhan pendapatan baru dan ekspansi bisnis sebesar 50% year-over-year.
Perusahaan juga mencatat pertumbuhan Annual Recurring Revenue (ARR) yang solid, serta pertumbuhan lebih dari 100% untuk pelanggan baru di kuartal keempat di semua wilayah. Kinerja ini menegaskan meningkatnya permintaan dari kalangan enterprise terhadap platform data dan AI fleksibel dan aman, yang dapat beroperasi secara mulus di berbagai lingkungan cloud, pusat data, dan edge.
Momentum Cloudera ini didukung oleh kemajuan pada platform data dan AI-nya. Sebagai akuisisi ketiga dalam dua tahun, Cloudera mengakuisisi Taikun untuk memperkuat kemampuan perusahaan dalam mengelola Kubernetes dan infrastruktur cloud di lingkungan hybrid dan multi-cloud.
Akuisisi ini mempercepat visi dan penyediaan Cloudera Anywhere Cloud, termasuk portable Data Service dan AI di mana pun, yang kini dapat dikelola melalui satu control plane terpadu. Inovasi produk signifikan lainnya sepanjang tahun lalu mencakup pembaruan platform yang mengintegrasikan Trino, Cloudera Shared Data Experience (SDX), dan Cloudera Data Lineage untuk menghadirkan akses data terpadu dan tata kelola yang lebih kuat.
Selain itu, Rilis terbaru Cloudera Data Services memungkinkan implementasi Private AI Anywhere di lingkungan on premise dengan kemampuan AI generatif yang aman. Cloudera juga meraih sejumlah sertifikasi penting, termasuk TX-RAMP Level 2, GovRAMP Authorized pada tingkat dampak Moderate, serta FedRAMP Moderate Authorization.
Di samping inovasi produk, Cloudera terus memperluas jaringan mitranya. Kemitraan baru, termasuk ServiceNow, Fundamental, Pulse, dan Galileo.ai, semuanya bergabung dengan Ekosistem AI Cloudera.
Kolaborasi strategis lainnya dilakukan dengan Intel Corporation untuk mendorong adopsi AI enterprise lintas industri, Chainguard untuk integrasi keamanan secure-by-default di level container image, dan Dell Technologies melalui integrasi Dell ObjectScale untuk platform Private AI yang komprehensif. Cloudera juga berpartisipasi sebagai mitra peluncuran AWS European Sovereign Cloud dan bergabung dengan AI-RAN Alliance.
Pertumbuhan dan inovasi Cloudera ini mendapat pengakuan yang luas dari para analis dan organisasi industri, meraih 45 penghargaan global di sepanjang FY26. Cloudera dinobatkan sebagai Leader dalam The Forrester Wave: Data Fabric Platforms, Q4 2025 dan Leader dalam IDC Asia/Pacific MarketScape untuk kategori vendor assessment Unified AI Platform 2025.
Selain itu, perusahaan juga memperluas timnya dengan membuka kantor baru di San Jose dan Arab Saudi, serta merekrut lebih dari 570 karyawan baru, dengan rencana untuk merekrut hampir 650 karyawan baru lagi pada FY27.
CEO Cloudera, Charles Sansbury, menutup dengan optimisme, menyatakan bahwa perusahaan memasuki FY27 dengan momentum yang kuat dan peta jalan yang semakin solid, didukung oleh posisi unik Cloudera dalam membantu perusahaan mengubah data menjadi insight tepercaya dalam skala besar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News