Mengutip The Verge, fitur ini menghadirkan cara baru lebih praktis dalam menikmati cerita atau bacaan kesukaan. Sebagai informasi, Page Match menggunakan teknologi computer vision dan optical character recognition (OCR) untuk mengenali teks dari halaman buku fisik hasil pemindaian kamera smartphone.
Setelah halaman tersebut dipindai, Spotify secara otomatis akan menyesuaikan posisi pengambilan suara audiobook sesuai dengan bagian yang sama dari buku fisik atau digital. Namun, fitur ini juga bekerja sebaliknya.
Page Match berkemampuan menunjukkan halaman relevan dalam buku fisik atau e-book sejalan dengan progres audio saat pengguna sedang mendengarkan audiobook. Perbedaan utama fitur ini dibandingkan dengan layanan serupa, seperti Whispersync for Voice dari Amazon yang menghubungkan e-book Kindle dengan audiobook Audible, adalah kemampuan mengelola buku fisik juga.
Artinya, pengguna tidak lagi terbatas pada konten digital saja, tetapi dapat memindai buku cetak yang dimilikinya untuk langsung meneruskan sesi audiobook tepat di bagian yang sama. Hal ini memberikan fleksibilitas lebih tinggi bagi pembaca yang biasa mengombinasikan aktivitas membaca dan mendengarkan.
Spotify meluncurkan fitur Page Match pada saat perusahaan juga memperluas bisnisnya ke penjualan buku fisik melalui kemitraan dengan Bookshop.org. Dengan kerja sama ini, pengguna dapat langsung membeli buku fisik dari dalam aplikasi Spotify di wilayah tertentu seperti Amerika Serikat dan Inggris.
Dukungan Page Match diperkirakan akan hadir bersama kemampuan pembelian ini, menciptakan ekosistem yang terintegrasi antara buku fisik, e-book, dan audiobook. Rencana peluncuran Page Match diperkirakan terjadi pada akhir Februari 2026 sebagai bagian dari pembaruan pengalaman audiobooks Spotify.
Fitur ini terutama akan tersedia bagi pengguna Premium di wilayah yang sudah mendukung layanan audiobook lengkap, termasuk akses ke katalog judul berbahasa Inggris luas. Pengembangan Page Match mencerminkan komitmen Spotify untuk memperluas fungsionalitas layanannya di luar musik dan podcast.
Hal ini menjadikan pengalaman konsumsi bacaan dan audio lebih intuitif dan memudahkan transisi antar format. Dengan fitur ini, Spotify meningkatkan daya tarik platform bagi penggemar buku yang menginginkan pengalaman yang lancar antara membaca dan mendengarkan, tanpa hambatan manual mencari titik terakhir.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News