Pesawat Airbus
Pesawat Airbus

Airbus Group Terapkan Simulasi Manufaktur Aditif

Mohammad Mamduh • 11 Juni 2016 19:59
medcom.id: Airbus Group sedang memperluas penggunaan platform 3D EXPERIENCE Dassault Systèmes untuk program manufaktur aditif yang mengintegrasikan desain, simulasi, dan produksi.
 
Airbus Group akan menghadirkan aplikasi simulasi Dassault Systèmes sebagai bagian dari pengalaman solusi industri  "Co-Design to Target" untuk manufaktur aditif untuk perkakas, prototipe dan perangkat uji penerbangan, dan penggunaan produksi pada pesawat komersil.
 
Manufaktur aditif, yang juga dikenal sebagai cetakan 3D, merupakan alternatif untuk proses produksi seperti penggilingan, peleburan, pengecoran, dan penempaan presisi. Setelah diadopsi oleh industri kedirgantaraan untuk desain produk kreatif dan prototipe, pengunaan manufaktur aditif ini secara bertahap diperluas untuk produksi skala besar.
 
Pengalaman solusi industri “Co-Design to Target” memanfaatkan aplikasi manufaktur aditif untuk menawarkan fleksibilitas tinggi untuk desain, produksi dan uji coba. Hal ini membantu mengurangi limbah dan biaya yang terkait dengan produksi bagian-bagian yang kompleks, tanpa mengorbankan kekuatan maupun kinerja.
 
“Banyak proyek di Airbus kini semakin menggunakan manufaktur aditif ini untuk memproduksi prototipe serta komponen produksi yang berpotensi memberikan bagian-bagian yang lebih ringan dan lebih murah yang memenuhi standard teknologi, kinerja, keamanan, dan biaya,” ujar Robert Nardini, Senior Vice President Engineering Airframe, Airbus.

“Manufaktur aditif menciptakan peluang baru di berbagai bidang, seperti fabrikasi jarak jauh untuk memberikan dukungan dan pemeliharaan, prototipe cepat untuk mewujudkan konsep-konsep baru dan pengalaman dan mungkin hal yang  paling penting adalah mengembangkan desain yang sebelumnya tidak mungkin untuk diproduksi,” tutur Dominique Florack, Senior Executive Vice President, Research & Development, Dassault Systèmes. 
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA