CEO Telegram menyebut distribusi update Telegram pada perangkat Apple mengalami hambatan.
CEO Telegram menyebut distribusi update Telegram pada perangkat Apple mengalami hambatan.

Apple Blokir Update Terakhir Telegram Terkait Emoji

Lufthi Anggraeni • 15 Agustus 2022 11:56
Jakarta: Sejak Apple meluncurkan App Store, pengembang skala besar dan kecil harus berurusan dengan proses persetujuan Apple dan mengalami penundaan bahkan pembatalan untuk update aplikasi mereka.
 
Aplikasi pesan instan Telegram menjadi aplikasi terbaru yang mengalami kendala ini, menurut CEO Pavel Durov.
 
Pada tanggal 10 Agustus lalu, Durov mengunggah pesan pada saluran Telegram miliknya, menyebut update terbaru Telegram tertahan pada proses pengkajian Apple selama dua pekan tanpa penjelasan lebih detail terkait hal yang menghambatnya dari Apple.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mengutip Engadget, update ini akhirnya dirilis pada tanggal 12 Agustus lalu, dan Durov kembali menggunakan saluran Telegramnya untuk mendiskusikan hal yang terjadi. CEO ini mengungkap Apple menginformasikan kepada Telegram bahwa pihaknya harus menghapus fitur baru aplikasi pesan instan itu, bertajuk Telemoji.
 
Durov menggambarkan Telemoji sebagau versi vector teranimasi berkualitas lebih tinggi dari emoji standar. Durov juga menyematkan preview dari tampilan Telemoji dalam unggahannya, serupa dengan rangkaian emoji standar yang digunakan Apple.
 
Namun, Telemoji didukung animasi lebih menarik yang dapat membantu pesan tampil sedikit lebih ekspresif. Dalam unggahannya, Durov menyebut langkah ini membingungkan untuk Apple, karena Telemoji dinilainya akan membawa dimensi baru ke emoji statis beresolusi rendah dan akan memperkaya ekosistem Apple secara signifikan.
 
Hingga saat ini, belum tersedia informasi terkait cara fitur ini dapat memperkaya ekosistem keseluruhan Apple, namun masih cukup membingungkan untuk terjebak dalam hal ini, terutama karena Telegram telah menjadi tuan rumah dari opsi emoji dan stiker lebih lama dari rangkaian default yang ditemukan di iOS.
 
Durov mencatat terdapat lebih dari 10 paket emoji baru dalam update Telegram terbaru, dan mengatakan Telegram akan meluangkan waktu untuk membuat Telemoji sehingga lebih unik dan dapat dikenali.
 
Namun, update Telegram terbaru mengusung lebih banyak peningkatan terkait dengan emoji. Telegram menyebut pihaknya meluncurkan platform emoji terbuka, memungkinkan pengguna untuk mengunggah rangkaian emoji karya mereka yang dapat digunakan oleh pengguna layanan Telegram versi premium.
 
Sementara itu, pengguna layanan Telegram reguler masih dapat melihat emoji terkustomisasi dan menguji menggunakan emoji ini dalam Saved Messages seperti pengingat dan catatan di aplikasi tersebut.
 
Emoji kustom ini dapat menjadi lebih interaktif, sebab dapat menampilkan reaksi teranimasi dalam layar penuh saat pengguna mengetuk emoji. Untuk mempermudah untuk mengakses seluruh fitur ini, panel stiker, GIF dan emoji mengusung desain baru, melalui tab untuk masing-masing kategori reaksi ini.
 
Hal ini menjadikan keyboard iOS mampu menyamai kemampuan aplikasi versi Android, serta versi web dari Telegram. Tersedia juga pengaturan privasi baru, memungkinkan pengguna mengendalikan pihak yang dapat mengirimkan pesan video dan suara, yaitu Everyone, Contacts atau No One.
 
Telegram mencatat bahwa, seperti pengaturan privasi lain, pengguna dapat mengatur pengecualian sehingga grup atau pengguna lain spesifik dapat selalu atau tidak pernah mengirimkan pengguna pesan suara atau video. Update terbaru Telegram berisi Telemoji ini telah tersedia.
 
(MMI)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif