Begini Jawaban Facebook untuk Kominfo
Facebook akhirnya berikan surat jawaban pada Kominfo. (AFP PHOTO / Daniel LEAL-OLIVAS)
Jakarta: Facebook akhirnya memberikan surat jawaban atas surat peringatan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika. Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan, Kominfo menerima surat dari Facebook kemarin. 

Melalui suratnya, Facebook mengatakan bahwa mereka telah membatasi akses dari aplikasi pihak ketiga. Tidak hanya itu, mereka juga telah memutuskan aplikasi pihak ketiga seperti Cube YOU dan Aggregate IQ. Media sosial raksasa tersebut juga mengungkap, mereka sedang melakukan investigasi pada aplikasi pihak ketiga.

Semuel juga menjelaskan, proses audit yang dilakukan oleh Facebook masih berjalan dan akan memakan waktu. Sayangnya, dia tidak memberikan perkiraan lama waktu yang diperlukan oleh Facebook untuk melakukan audit. Perkembangan proses audit ini juga akan terus disampaikan pada pemerintah Indonesia. 


"Selain surat tersebut, saya juga mendapat kabar bahwa ada petinggi Facebook yang akan datang ke Indonesia untuk menjelaskan perkembangan lebih lanjut secara langsung kepada Menteri Kominfo," kata Semuel. 

"Pada prinsipnya, pemerintah dalam upaya untuk mencegah terulangnya kembali penyalahgunaan data pribadi dengan melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Pemerintah juga mempercepat penyelesaian draft final RUU Perlindungan Data Pribadi untuk selanjutnya diserahkan ke DPR," ujarnya.

Sebelum ini, Kominfo telah mengirimkan surat peringatan tertulis pada Facebook karena ada sekitar satu juta pengguna di Indonesia yang datanya disalahgunakan dalam skandal Cambridge Analytica. 



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.