Tesla Model 3. (Photo by VIVEK PRAKASH / AFP)
Tesla Model 3. (Photo by VIVEK PRAKASH / AFP)

Berhasil Bobol, Dua Peneliti Keamanan Dapat Hadiah Tesla Model 3

Teknologi tesla cyber security
Ellavie Ichlasa Amalia • 25 Maret 2019 10:46
Jakarta:Sepasang peneliti keamanan memenangkan Tesla Model 3 di kompetisi Pwn2Own setelah mereka berhasil menunjukkan lubang keamanan di sistem hiburan mobil tersebut. Selain mendapatkan mobil listrik itu, kedua pemenang juga mendapatkan USD375 ribu (Rp5,3 miliar).
 
Tesla menyertakan Model 3 buatannya ke kompetisi hacking Pwn2Own sebagai hadiah. Pwn2Own adalah kompetisi hacking tahunan yang diadakan oleh Zero Day Initiative milik Trend Micro.
 
Sejak mengadakan Pwn2Own 12 tahun lalu, ZDI telah memberikan total hadiah sebesar USD4 juta (Rp57 miliar), lapor TechCrunch.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kedua peneliti yang memenangkan Tesla Model 3 ini adalah Richard Zhu dan Amat Cam, yang juga dikenal sebagai Fluoroacetate. Keduanya berhasil mendemonstrasikan penelitian mereka pada peramban internet Model 3, beberapa menit setelah mereka memasuki mobil tersebut.
 
Dua peneliti ini menggunakan bug JIT untuk menampilkan pesan yang mereka inginkan. JIT atau just-in-time bug, bisa digunakan untuk mengacuhkan memori pengacakan data yang biasanya digunakan untuk melindungi informasi rahasia. Tesla mengatakan, mereka akan merilis update untuk menutup celah keamanan ini sebelumdimanfaatkan para hacker.
 
"Kami memasukkan Model 3 ke kompetisi Pwn2Own dengan tujuan untuk bertemu dengan para peneliti keamanan terbaik di dunia dan mendapatkan masukan seperti ini," kata Tesla. "Dalam kompetisi, peneliti bisa menunjukkan kelemahan pada peramban internet di dalam mobil."
 
"Ada beberapa lapis keamanan di mobil kami yang berfungsi sebagaimana mestinya dan berhasil membatasi akses para peneliti ke peramban saja, dan melindungi fungsi lain pada mobil. Dalam beberapa hari ke depan, kami akan merilis update untuk mengatasi masalah ini."
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif