Mengutip The Verge, pengalaman belanja ini cukup familiar, serupa yang ditawarkan Instacart atau layanan pengiriman lain yang telah dirancang selama beberapa tahun terakhir. Namun, kali ini, pengalaman tersebut tidak melibatkan aplikasi lain, dan menjadi pencapaian besar untuk WhatsApp.
Meta meyakini bahwa bisnis pesan instan memiliki peran penting terkait cara WhatsApp dalam menghasilkan uang di masa mendatang.
CEO Meta Mark Zuckerberg menyebut bahwa bisnis pesan instan merupakan area dengan momentum nyata dan pengalaman berbasis chat menjadi cara bagi masyarakat dan bisnis untuk berkomunikasi di tahun mendatang.
Integrasi dengan JioMart merupakan bagian dari percakapan bolak-balik, bagian dari peramban dalam aplikasi, namun berisi berbagai hal dari pemilihan, pembayaran hingga pengiriman dalam aplikasi WhatsApp.
Pada akhirnya, Meta berambisi untuk menjadikan WhatsApp sebagai aplikasi super seperti WeChat, satu aplikasi yang dibutuhkan dan diakses pengguna untuk melakukan berbagai aktivitas dalam kehidupan sehari-hari mereka.
Sebagai informasi, pengguna WeChat dapat melakukan berbagai hal melalui aplikasi tersebut, seperti membayar sewa, membeli tiket konser, membayar makanan, dan lainnya. Platform yang memungkinkan hal serupa diyakini akan mendapatkan keuntungan, dari biaya pemrosesan pembayaran, fitur premium, dan iklan.
Hingga saat ini, belum ada platform lain yang mampu menyaingi level dominansi WeChat, namun dengan lebih dari dua miliar pengguna, WhatsApp dinilai memiliki peluang lebih baik dibandingkan dengan platform lainnya.
Sementara itu, India merupakan salah satu pasar terpopuler WhatsApp, dengan sekitar 400 juta pengguna di negara tersebut. Selain itu, WhatsApp merupakan aplikasi gratis, tidak menghimpun banyak data, dan dapat berjalan di ponsel dalam berbagai rentang harga.
WhatsApp diperkirakan akan menghadirkan integrasi serupa di seluruh pasar operasionalnya. WhatsApp telah mengembangkan layanan belanja dalam aplikasi selama beberapa tahun terakhir, terus mendorong pembayaran antar pengguna, dan secara aktif mengembangkan aplikasi WhatsApp Business.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News