Facebook mulai menguji platform khusus berita bertajuk Facebook News di Amerika Serikat.
Facebook mulai menguji platform khusus berita bertajuk Facebook News di Amerika Serikat.

Facebook News Mulai Diuji di Amerika Serikat

Teknologi facebook
Lufthi Anggraeni • 26 Oktober 2019 14:18
Jakarta: Sebagai upaya untuk mengakhiri kesalahan informasi dan berita palsu, Facebook memutuskan untuk mulai menguji platform khusus berita di Amerika Serikat. Platform ini mengusung nama Facebook News, berisi berita yang dikurasi oleh Facebook.
 
Phone Arena melaporkan bahwa platform ini telah bergulir pada sejumlah pengguna di Amerika Serikat. Facebook News akan berisi berbagai konten dari empat kategori yaitu umum, topik, beragam dan berita lokal.
 
Setelah melakukan survei pada 100.000 pengguna Facebook di Amerika Serikat terkait topik yang paling diminati, jejaring sosial ini menyebut bahwa banyak topik yang diminati pengguna seperti hiburan, kesehatan, bisnis dan olahraga.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Saat ini, Facebook News baru akan menampilkan berita buatan media lokal dengan menggandeng sejumlah penerbit lokal dari area perkotaan terbesar di Amerika Serikat. Area tersebut termasuk New York, Los Angeles, Chicago, Dallas-Fort Worth, Philadelphia, Houston, Washington DC, Miami, Atlanta, dan Boston.
 
Facebook mengaku akan menghadirkan lebih banyak konten dalam beberapa bulan mendatang, termasuk berita lokal dari Today In. Sementara itu, tab informasi komunitas dan berita lokal Facebook saat ini telah diperluas ke lebih dari 60 ribu kota di Amerika Serikat.
 
Sebelumnya dalam pidatonya di Georgetown University, CEO dan Pendiri Facebook Mark Zuckerberg menjabarkan pendekatan Facebook terkait moderasi komitmen berkelanjutannya terhadap kebebasan berekspresi.
 
Dalam bagian khusus, Zuckerberg memberikan perbedaan tegas antara moderasi yang diusung perusahaannya jika dibandingkan dengan perusahaan asal Tiongkok, yang tidak dinilai mengusung komitmen moderasi tersebut.
 
Zuckerberg juga membeberkan komitmen Facebook terhadap kebebasan berekspresi, juga menekankan bahwa nilai tersebut telah mendapatkan ancaman dari Tiongkok. Kekhawatiran menyoal penyensoran di Tiongkok muncul di tengah protes pro-demokrasi yang terjadi di Hong Kong.
 
Sementara itu, startup bank bernama Current mendaftarkan tuntutan hukum terhadap Facebook, atas tuduhan pelanggaran merek dagang terkait dengan persamaan logo yang diusungnya dan logo Calibra milik Facebook.
 
Tuntutan hukum menyasar empat tertuduh, yaitu Facebook, Calibra, anak perusahaan pemilik IP terkait Calibra, dan Character, agensi desain pencipta logo Calibra yang juga merupakan pencipta logo Current.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif